Bagikan

Nyaris Kalahkan Inter Milan, Cesc Fabregas Tegaskan Posisi Como di Italia

Poin Penting

Como kalah 2-3 dari Inter Milan di semifinal Coppa Italia setelah sempat unggul 2-0.
Cesc Fabregas menilai Como belum setara Inter, tapi sudah semakin mendekati.
Cesc Fabregas menekankan proses perkembangan tim muda Como sebagai hal positif meski gagal ke final.

COMO, investortrust.id – Pelatih Como Cesc Fabregas menegaskan timnya memang belum berada di level Inter Milan, meski performa semakin kompetitif. Trebukti, Como harus menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Inter pada semifinal Coppa Italia, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.

Como sebenarnya sempat membuka peluang besar untuk mencetak sejarah. Mereka unggul dua gol lebih dulu lewat Martin Baturina dan Lucas Da Cunha, membuat harapan lolos ke final pertama sejak klub berdiri kian terbuka.

Namun, situasi berubah di babak kedua. Inter bangkit lewat dua gol Hakan Calhanoglu dan satu gol tambahan dari Petar Sucic yang memastikan kemenangan comeback bagi Nerazzurri.

Baca Juga

David Neres Kembali Berlatih, Napoli Berharap Bisa Main Sebelum Musim Berakhir

Fabregas menilai momentum pertandingan berbalik setelah Inter mencetak gol pertama mereka. “Permainan berubah setelah skor menjadi 2-1. Sebelumnya kami punya peluang untuk unggul 3-1, dan itu bisa saja mengubah jalannya pertandingan,” ujarnya, dilansir Football Italia.

Cesc Fabregas (www.instagram.com/comofootball)
Source: www.instagram.com/comofootball

Meski gagal melaju ke final, Fabregas menolak larut dalam kekecewaan. Dia justru menyoroti perkembangan pesat Como dalam beberapa tahun terakhir. Klub tersebut sempat bangkrut pada 2017 dan masih bermain di Serie C hingga 2021, sebelum kini mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya tahu dari mana kami memulai perjalanan ini dua setengah tahun lalu. Sekarang kami bisa bersaing untuk lolos ke final dan hampir mengalahkan Inter dua kali dalam beberapa pekan. Itu sudah kemajuan besar,” kata Fabregas.

Fabregas juga menekankan bahwa perbedaan pengalaman menjadi faktor pembeda. Menurutnya, Inter adalah tim matang yang telah bermain bersama selama bertahun-tahun dan bahkan mencapai final Liga Champions musim lalu. “Apakah kami sudah setara dengan Inter? Belum, tapi kami sudah dekat. Kami hanya masih kurang kuat di kedua area penalti,” jelasnya.

Baca Juga

Rumor Transfer, Liverpool Incar Yan Diomande Gantikan Mohamed Salah

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024