Bagikan

Demi Gelar Juara Dunia MotoGP, Marco Bezzecchi Ingin Tiru Taktik Valentino Rossi

Poin Penting

Marco Bezzecchi memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan tiga kemenangan beruntun dan rekor 121 lap terdepan.
Jorge Martin menjadi pesaing terdekat dengan selisih empat poin serta performa konsisten.
Marco Bezzecchi bercanda akan meniru taktik Valentino Rossi dengan “memasang tembok” di garasi untuk menjaga rahasia tim.

JEREZ, investortrust.id – Pembalap Aprilia Marco Bezzecchi melontarkan candaan bahwa dirinya siap meniru taktik legendaris milik Valentino Rossi demi menghadapi persaingan ketat dengan rekan setimnya, Jorge Martin.

Saat ini, Bezzecchi memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan performa impresif. Dia sukses memenangi tiga grand prix pertama musim ini dan belum terkalahkan pada main race sejak seri Portugal tahun lalu, dengan total 121 lap berada di posisi terdepan.

Namun, keunggulan Bezzecchi di klasemen terbilang tipis, hanya terpaut empat poin menjelang jelang MotoGP Spanyol di Jerez, akhir pekan ini. Tekanan datang dari Jorge Martin yang tampil konsisten, termasuk meraih podium beruntun di Brasil dan Amerika Serikat, serta kemenangan sprint di Circuit of the Americas.

Baca Juga

Catat! Jadwal MotoGP Spanyol di Jerez Akhir Pekan Nanti

Seusai balapan di Austin, Martin bahkan mengungkapkan niatnya untuk meniru beberapa pengaturan motor RS-GP milik Bezzecchi agar bisa menyamai performanya.

Menanggapi hal tersebut, Bezzecchi berseloroh akan “memasang tembok” di garasi Aprilia untuk membatasi aliran informasi. “Jadi sekarang saya akan memasang tembok di dalam garasi. Tentu saja saya hanya bercanda. Di satu sisi saya senang, karena itu berarti saya melakukan pekerjaan dengan baik,” canda Bezzecchi, dilansir La Gazzetta dello Sport.

“Namun, karena dia juga sangat cepa di lointasant, mungkin saya juga akan meniru dia,” lanjut Bezzecchi.

Marco Bezzecchi (www.instagram.com/marcobez72)
Source: www.instagram.com/marcobez72

Candaan tersebut merujuk pada momen terkenal pada 2008, ketika mentornya, Valentino Rossi, benar-benar memasang pembatas di garasi Yamaha. Saat itu, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga rahasia teknis, terutama terkait penggunaan pemasok ban yang berbeda antara Rossi dan rekan setim barunya, Jorge Lorenzo.

Menariknya, pembatas tersebut tetap dipertahankan pada musim 2009 meski seluruh tim sudah menggunakan satu pemasok ban yang sama.

Di sisi lain, catatan 121 lap terdepan yang dicatat Bezzecchi menjadi rekor baru di MotoGP, sekaligus memperpanjang tren kemenangan hari Minggu menjadi lima balapan beruntun. “Luar biasa, ya? Saya baru menyadarinya ketika orang-orang mulai menuliskannya,” kata Bezzecchi.

“Lalu saya mulai memikirkannya, ini sesuatu yang besar, sebuah kepuasan yang luar biasa. Untuk sekarang, saya harap bisa menambah setidaknya 20 atau 30 lap lagi di posisi terdepan. Itu akan sulit, tapi saya akan mencoba,” tutup Bezzecchi.

Baca Juga

Ducati Tegaskan Marc Marquez 100% Fit untuk MotoGP Spanyol

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024