Prabowo Sampaikan Dukacita atas Gugurnya Ali Khamenei
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel. Ucapan belasungkawa itu disampaikan Prabowo dalam surat resmi pemerintah Indonesia kepada pemerintah Iran.
Surat itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi dalam pertemuan keduanya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga
Besok, Prabowo Buka Puasa Bersama para Ulama dan Ormas Islam di Istana
"Saya menyampaikan surat dari Presiden Prabowo kepada Presiden Masoud Pezeshkian untuk menyampaikan belasungkawa terdalam Indonesia atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran,” kata Sugiono dikutip dari Antara.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono dan Dubes Boroujerdi membahas terkait eskalasi situasi di Timur Tengah akibat serangan AS dan Israel ke Iran yang memicu serangan balasan Teheran ke sejumlah titik di Teluk Persia.
Dalam kesempatan yang sama, Sugiono juga menekankan pentingnya sikap menghormati hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta mendesak langkah diplomasi demi meredakan eskalasi yang terjadi.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Televisi Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.
Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. Eskalasi di kawasan itu terjadi di tengah berlangsungnya perundingan nuklir di Jenewa antara AS dan Iran yang dimediasi Oman.
Baca Juga
Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Ali Khamenei, MUI Desak Indonesia Keluar dari BoP
Merespons eskalasi konflik di Timur Tengah, Pemerintah Indonesia menyerukan penghentian segera terhadap permusuhan tersebut serta menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna menciptakan kembali kondisi kawasan yang kondusif.
Dalam pernyataan Kemlu RI pada Selasa (3/3/2026), Sugiono menyebut telah melakukan komunikasi via telepon dengan Menlu Iran Abbas Araghchi untuk membahas eskalasi situasi di Timur Tengah, serta mengungkapkan keinginan Pemerintah Indonesia memfasilitasi dialog dan mediasi antara pihak berkonflik.

