Jagat Maya Ribut, Indonesia Bakal Punya Skuadron Agresor dengan Jet Tempur MiG-29C/UB
Jakarta, Investortrust.id – Tepat pada hari kedua Singapore Air Show 2026, Kementerian Pertahanan RI dan PT E System Solutions Indonesia (ESS) menandatangani Surat Pernyataan Niat (Letter of Intent/LoI) dengan raksasa pertahanan Italia, Leonardo, untuk pengadaan Pesawat M-346 F, Rabu, (4/2/2026).
Kementerian Pertahanan menggandeng ESS untuk menyediakan dukungan teknis bagi jet latih tempur ringan Leonardo (d/h Aermacchi) M-346 F “Block 20” guna memenuhi kebutuhan operasional dan peningkatan kapabilitas tempur TNI AU.
Jet tempur latih milik TNI-AU, Hawk 100/200 telah memasuki masa operasi 29 hingga 30 tahun dan Kemhan berniat meremajakan dengan jet latih tempur ringan Leonardo (d/h Aermacchi) M-346 F “Block 20”. Mitra lokal Leonardo di Indonesia adalah PT E System Solutions Indonesia (ESS) yang akan menyediakan dukungan lokal, pemeliharaan (maintenance), overhaul, pelatihan, serta pengembangan sumber daya manusia untuk TNI AU.
Mengutip sumber resmi dari laman Leonardo Italia, M-346 adalah pesawt latih lanjut dan tempur ringan dengan hampir 160 pesawat terjual di lebih dari 20 negara.
Sedangkan versi M-346F “Block 20” yang diminati Kemhan adalah varian modern yang dilengkapi teknologi canggih seperti radar AESA, data-link Link 16, dan sistem misi terintegrasi.
Namun yang lebih menghebohkan di jagat maya adalah kabar bahwa TNI AU akan memiliki pesawat tempur MiG-29C/UB yang akan berperan sebagai aggressor untuk sarana pelatihan pilot TNI-AU. Jadi para pilot TNI AU akan menggunakan MiG-29C/UB sebagai penyerang (agressor) yang memasuki wilayah Indonesia, kemudian pilot TNI AU yang lain akan menangkal serangan tersebut dengan jet Rafale atau Su-27/30 atau F-16.
Tapi benarkah Kemhan atau TNI AU memang berniat memiliki skuadron agressor yang akan diisi MiG-29C/UB? Investortrust menelisik ke berbagai sumber termasuk Biro Infohan Kementerian Pertahanan dan menyimpulkan bahwa kabar TNI AU akan memilik MiG-29C/UB adalah kabar yang tidak bisa dikonfirmasi.
Sumber di Kemhan tidak menjawab pesan singkat dari Investortrust meski sudah dibaca. Sumber-sumber berita internasional pun tidak ada yang mengonfirmasi pengadaan MiG-29C/UB untuk TNI AU. Rilis resmi Kemhan RI, atau pemberitaan industri pertahanan sampai saat ini tidak ada yang membenarkan berita Indonesia menginginkan MiG-29C/UB.
Yang benar adalah bahwa Indonesia sedang menjajaki kerja sama pengadaan dan dukungan pesawat Leonardo M-346F Block 20 melalui letter of intent bersama PT ESystem Solutions Indonesia dan Kemhan RI.

