Bursa Asia-Pasifik Tertekan, Investor Fokus Data Inflasi China dan Suku Bunga Fed
Poin Penting
|
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik sebagian besar melemah pada Rabu (10/12/2025). Investor mencerna data inflasi terbaru dari Tiongkok dan menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,56%, sementara CSI 300 anjlok 0,78% setelah harga konsumen Tiongkok naik 0,7% secara tahunan—tertinggi sejak Februari tahun lalu—sesuai dengan survei Reuters. Harga produsen turun 2,2% pada November, melampaui penurunan 2,1% di Oktober dan memperpanjang tren deflasi menjadi tahun keempat.
Di kawasan lain, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak datar.
Nikkei 225 Jepang melemah 0,22%, sedangkan Topix tidak berubah. Kospi Korea Selatan turun 0.12%, sementara Kosdaq naik 0.2%.
Para pelaku pasar menunggu keputusan suku bunga The Fed pada Rabu waktu AS, yang menjadi pertemuan terakhir tahun ini. Pasar memperkirakan bank sentral AS akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 0,25 poin persentase, melanjutkan penurunan pada September dan Oktober.
Baca Juga
Wall Street Lesu, Indeks Dow Jones Anjlok Terseret Saham JPMorgan
Di AS, indeks S&P 500 ditutup mendekati level datar, turun 0,09% menjadi 6.840,51. Nasdaq Composite naik 0,13% menjadi 23.576,49. Dow Jones Industrial Average turun 179,03 poin atau 0,38% ke 47.560,29, dipengaruhi penurunan saham JPMorgan akibat proyeksi biaya 2026 yang lebih tinggi.

