Wall Street Ambruk Tertekan Saham AI, Dow Anjlok Hampir 400 Poin
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Bursa saham Amerika Serikat melemah pada Kamis waktu AS atau Jumat (7/11/2025), dipicu oleh tekanan lanjutan terhadap saham-saham yang diuntungkan dari tren kecerdasan buatan (AI). Investor khawatir terhadap valuasi yang terlalu tinggi.
Baca Juga
Wall Street Rontok Dibayangi Kekhawatiran ‘Bubble’ Saham AI, Indeks Nasdaq & S&P 500 Turun Tajam
Dow Jones Industrial Average jatuh 398,70 poin atau 0,84% menjadi 46.912,30. S&P 500 turun 1,12% ke 6.720,32, sedangkan Nasdaq Composite anjlok 1,9% ke 23.053,99 - menandai pekan terburuk sejak awal April. Penurunan paling besar berasal dari Nvidia, Microsoft, Palantir Technologies, Broadcom, dan AMD.
Saham-saham AI bergerak tidak menentu sejak awal November. Qualcomm turun hampir 4% meski mencatat hasil keuangan lebih baik dari perkiraan, karena kekhawatiran kehilangan bisnis dari Apple. AMD yang sempat menguat sehari sebelumnya justru melemah 7%, sementara Palantir dan Oracle masing-masing merosot 7% dan 3%. Saham unggulan seperti Nvidia dan Meta Platforms juga turun tajam.
“Valuasi yang terlalu tinggi membuat pasar terbelah antara perusahaan yang benar-benar menunjukkan pertumbuhan laba dan yang sekadar memenuhi target pendapatan,” ujar Mike Mussio, Presiden FBB Capital Partners, dikutip dari CNBC.
Tekanan juga meningkat akibat laporan PHK besar-besaran pada Oktober. Data Challenger, Gray & Christmas mencatat lebih dari 153.000 pekerjaan hilang, hampir tiga kali lipat dari September dan tertinggi dalam 22 tahun untuk bulan Oktober. Angka ini memperburuk kekhawatiran terhadap ketahanan ekonomi AS di tengah penutupan pemerintah yang telah berlangsung lebih dari sebulan, terpanjang dalam sejarah.
Baca Juga
Dampak Penerapan AI, PHK di AS Melonjak ke Level Tertinggi dalam Dua Dekade
Meski begitu, Mussio menilai koreksi ini belum menandai kejatuhan besar. Ia mengatakan bahwa jika pemerintah kembali dibuka dan data konsumsi membaik menjelang musim liburan, pasar masih berpeluang mengalami rally penutupan tahun.
Sebelumnya, saham AI sempat memimpin reli singkat pada Rabu setelah laporan kuat AMD mendorong kenaikan saham Broadcom, Micron, dan Oracle. Namun, seluruh indeks utama AS kini kembali berada di zona merah sepanjang pekan.

