Pasar Asia Jatuh, Berlawanan dengan Reli Saham Teknologi di Wall Street
Poin Penting
• Pasar Asia-Pasifik melemah meski Wall Street menguat berkat lonjakan saham teknologi.
• Saham Amazon naik 4% usai kesepakatan $38 miliar dengan OpenAI, sementara Nvidia menguat 2%.
• Indeks Nikkei Jepang, Kospi Korea, dan ASX Australia kompak turun di tengah kehati-hatian investor.
• Investor menanti keputusan suku bunga dari Reserve Bank of Australia sebagai arah kebijakan regional berikutnya.
TOKYO, investortrust.id - Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar bergerak turun pada Selasa (4/11/2025), berlawanan arah dengan reli Wall Street yang didorong oleh penguatan saham-saham teknologi.
Reli di AS terjadi setelah saham Amazon naik 4% usai menandatangani kesepakatan senilai $38 miliar dengan OpenAI — kemitraan yang akan memanfaatkan ratusan ribu unit pemrosesan grafis (GPU) dari Nvidia. Saham Nvidia juga menguat sekitar 2% setelah memperoleh lisensi ekspor untuk mengirimkan chip ke Uni Emirat Arab.
Baca Juga
Saham Teknologi Dongkrak Pasar Saham AS, tapi Dow Jones Anjlok Hampir 250 Poin
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,36% seiring investor menunggu keputusan kebijakan moneter dari Reserve Bank of Australia. Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,39%, sementara Topix turun 0,23%. Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,32%, namun indeks berkapitalisasi kecil Kosdaq naik tipis 0,24%.
Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong menunjukkan pembukaan lebih rendah di 26.134, dibandingkan dengan penutupan terakhir di 26.158,36.
Baca Juga
Pasar Asia Menguat meski PMI China Melambat, Kospi Cetak Rekor Baru
Di sisi lain, di Amerika Serikat, Nasdaq yang sarat saham teknologi naik 0,46%, S&P 500 menguat 0,17%, sedangkan Dow Jones Industrial Average justru melemah 0,48%.

