Penjualan Kia Melesat di AS, dari Jenama Mobil Murah ke Trensetter Mobil Keluarga dan EV
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Kia kembali mencetak rekor penjualan di Amerika Serikat dengan raihan hampir 65.000 unit pada bulan September 2025, meningkat sekitar 11% dibanding tahun sebelumnya.
Jika digabungkan dengan kinerja kuartal III 2025, penjualan automaker asal Korea ini naik sekitar 9%, memecahkan rekor lagi untuk periode tersebut.
Eric Watson, vice president of sales Kia di Amerika kepada Yahoo FInance, Sabtu (12/10/2025) menyebut bahwa momentum positif ini menunjukkan bahwa setiap bulan selama tahun berjalan, penjualan terus bertumbuh.
Perjalanan Kia di pasar AS sesungguhnya telah berlangsung lama. Sejak masuk ke pasar pada 1993 dengan model seperti Sephia dan Sportage, Kia dulu sering dipandang sebagai jemana mobil murah dan kurang premium.
Untuk mengubah persepsi publik, Kia menghadirkan garansi mesin selama 10 tahun atau 160.000 km, sebuah jaminan langka di waktu itu. Upaya ini perlahan mengubah citra mereka di mata konsumen AS.
Langkah penting lain terjadi ketika Kia mendirikan pabrik pertamanya di Georgia pada November 2009. Meski demikian, transformasi terbesar datang melalui model-model yang benar-benar mengubah persepsi pasar. Kia Stinger GT, yang debut pada 2017, menunjukkan bahwa mereka mampu membuat mobil performa yang bersaing dengan merek premium Eropa. Tapi yang betul-betul mengantarkan Kia ke arus utama Amerika Serikat adalah model SUV 7-8 seater, Telluride.
Telluride menawarkan kombinasi kenyamanan, tampilan premium interior, serta kemampuan all-wheel drive, dengan harga mulai di bawah US$ 37.000 — sebuah paket sangat menarik di pasar SUV.
Baca Juga
Cetak Rekor, Penjualan Mobil Listrik Tembus 48.000 Unit hingga Agustus 2025
Model ini berhasil menarik konsumen yang sebelumnya skeptis terhadap merek Kia.
Watson menyebut bahwa ketika konsumen mengenal Telluride, mereka mulai mempertimbangkan Kia sebagai pilihan untuk mobil kedua atau ketiga. Model itu memperlebar pangsa merek di garasi rumah konsumen.
Transformasi merek diperkuat melalui perubahan logo dan identitas visual Kia di awal 2020-an. Sejalan dengan itu, hampir 60% dari jaringan diler Kia membangun fasilitas baru dan memperluas kapasitas layanan. Perbaikan wajah merek dan pengalaman pelanggan ini turut memperkuat dorongan pendongkrak penjualan.
Di ranah kendaraan listrik, Kia juga mulai menunjukkan kekuatannya. Model EV9 yang bisa dianggap sebagai versi listrik dari Telluride, telah menarik perhatian konsumen yang mencari SUV besar bertenaga listrik. Sejatinya Kia masih mempertahankan produksi mobil bensin dan hybrid, namun fleksibilitas produksi di pabriknya memungkinkan mereka beralih antar model sesuai permintaan pasar.
Tentu saja, jalan Kia tidak tanpa hambatan. Produksi di AS terkonsentrasi di negara bagian yang tidak berpihak pada serikat pekerja, dengan biaya tenaga kerja relatif lebih rendah dan kerap menimbulkan kritik terhadap aspek keadilan kerja.
Selain itu, kasus “Kia Challenge”, ketika beberapa model lama rentan dicuri karena celah perangkat lunak, telah membebani perusahaan dengan penyelesaian hukum sekitar US$ 200 juta.
Meskipun begitu, Kia tetap optimistis terhadap masa depannya di AS. Salah satu alasannya ya karena fasilitas produksi mereka dirancang agar dapat memproduksi mobil bensin, hybrid, dan listrik secara silih berganti.
Sebagai langkah ke depan, Kia berencana memperkenalkan generasi baru Telluride serta truk listrik baru untuk Amerika Utara, yang diharapkan dapat meraih penjualan hingga 90.000 unit per tahun setelah utilisan pabrik tercapai secara penuh.
Target global Kia tahun ini adalah menaikkan pengiriman sebesar 4,1% menjadi 3,22 juta unit dan pendapatan naik 4,7%, dengan AS menjadi pasar kunci. Jika strategi ini berjalan mulus, pangsa pasar Kia di AS bisa meningkat dari 5,1% ke lebih dari 6%.
Perjalanan Kia dari brand yang dulu dianggap “murah” hingga sekarang menjadi merek prestisius dan kompetitif di pasar SUV besar dan kendaraan listrik menunjukkan transformasi yang konsisten dan terarah. Di tengah gesekan dan tantangan, Kia tampaknya siap menempuh jalur pertumbuhan berkelanjutan di pasar AS.

