Investor Pertimbangkan Arah Kebijakan Moneter, Imbal hasil Treasury 10-tahun Turun
NEW YORK, Investortrust.id - Imbal hasil Treasury AS sebagian besar lmenurut pada hari Jumat (23/02/2024).
Baca Juga
Laporan Harga Produsen di Atas Perkiraan, Imbal hasil Treasury 10-tahun Melonjak
Investor mempertimbangkan arah kenaikan suku bunga setelah komentar baru dari pembicara Federal Reserve.
Imbal hasil Treasury 10-tahun turun lebih dari 7 basis poin menjadi 4,25%. Imbal hasil Treasury 2 tahun lebih rendah 2 basis poin menjadi 4,69%.
Investor mempertimbangkan prospek suku bunga yang tidak pasti, terutama kapan dan seberapa sering suku bunga akan diturunkan pada tahun ini.
Gubernur Fed Christopher Waller pada hari Kamis mengatakan bahwa dia mencari lebih banyak bukti bahwa inflasi sedang mendingin sebelum menurunkan suku bunga.
“Saya perlu melihat setidaknya beberapa bulan lagi data inflasi sebelum saya dapat menilai apakah bulan Januari merupakan sebuah kejutan atau sebuah lubang,” katanya, seperti dikutip CNBC internasional.
Indeks harga konsumen dan indeks harga produsen pada bulan Januari keduanya lebih tinggi dari perkiraan, meningkatkan kekhawatiran mengenai apakah inflasi akan lebih persisten dibandingkan perkiraan banyak orang.
Komentar Waller juga diamini oleh Gubernur Fed Lisa Cook, yang mengatakan bahwa meskipun ia memperkirakan suku bunga akan diturunkan tahun ini, ia juga ingin lebih percaya diri terhadap pelonggaran inflasi.
Komentar mereka sejalan dengan sentimen yang disampaikan oleh The Fed dalam beberapa pekan terakhir, termasuk risalah rapat kebijakan bank sentral bulan Januari yang dirilis awal pekan ini.
Mereka menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan mengenai penurunan suku bunga dan justru mengambil keputusan dengan hati-hati. Semua bergantung pada data. Namun, para gubernur bank sentral tidak mengharapkan adanya kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Baca Juga
Risalah FOMC Indikasikan The Fed Belum Percaya Diri Turunkan Suku Bunga Segera

