Indeks Nikkei 225 Anjlok Dipicu Penurunan Ekspor Jepang
Poin Penting
- Ekspor Jepang turun 2,6% pada Juli, penurunan terdalam lebih dari empat tahun.
- Nikkei 225 jatuh 0,93%, Kospi turun 1,52%, Kosdaq merosot 1,77%.
- Tiongkok tahan suku bunga pinjaman acuan Agustus, sejalan dengan ekspektasi.
- Wall Street terkoreksi; Nasdaq anjlok 1,46% akibat tekanan saham teknologi.
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik melemah pada Rabu (20/8/2025), mengikuti jejak penurunan Wall Street. Investor bereaksi terhadap kombinasi tekanan eksternal: penurunan tajam ekspor Jepang serta keputusan Tiongkok yang mempertahankan suku bunga pinjaman acuan untuk bulan ketiga berturut-turut.
Baca Juga
Merosot 2,6%, Ekspor Jepang Catat Penurunan Terdalam sejak 2021
Ekspor Jepang merosot 2,6% pada Juli secara tahunan, menjadi kontraksi terdalam sejak 2021. Data ini lebih buruk dari perkiraan ekonom Reuters yang memprediksi penurunan 2,1%. Indeks Nikkei 225 tertekan 0,93%, sementara Topix melemah 0,31%.
Di Korea Selatan, sentimen jual makin kuat. Indeks Kospi jatuh 1,52% dan Kosdaq, yang didominasi saham berkapitalisasi kecil dan teknologi, terkoreksi lebih dalam 1,77%. Di Australia, S&P/ASX 200 melemah 0,24% pada awal perdagangan.
Bursa Hong Kong juga diperkirakan melemah, dengan kontrak berjangka Hang Seng berada di 24.977, lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 25.122,9. Dari sisi kebijakan, Tiongkok tetap menahan loan prime rate pada Agustus, sejalan dengan konsensus pasar.
Sementara itu, Wall Street ditutup melemah. Nasdaq Composite memimpin penurunan dengan koreksi 1,46% ke 21.314,95, dipicu aksi jual di saham teknologi termasuk Nvidia. S&P 500 turun 0,59% ke 6.411,37, sementara Dow Jones Industrial Average nyaris stagnan dengan kenaikan tipis 10,45 poin ke 44.922,27, meski sempat menyentuh rekor tertinggi intraday.
Baca Juga
Wall Street Tertekan Saham ‘Big Tech’, tapi Dow Sempat Sentuh Rekor
Kombinasi pelemahan ekspor Jepang, stagnasi kebijakan moneter Tiongkok, dan tekanan saham teknologi AS memunculkan sinyal waspada bagi investor di kawasan.

