Pemimpin Brunei, Indonesia, dan Malaysia Meriahkan Perayaan 60 Tahun Kemerdekaan Singapura
Poin Penting
|
SINGAPURA, Investortrust.id - Para pemimpin dari Brunei, Indonesia, dan Malaysia disambut hangat oleh masyarakat di Padang saat bergabung dalam perayaan 60 tahun kemerdekaan Singapura atau Parade Hari Nasional Singapura (NDP) yang digelar di arena Lapangan Padang pada Sabtu (9/8/2025).
Para tamu kehormatan yang hadir di parade tersebut antara lain Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pembangunan Pedesaan dan Daerah Malaysia Zahid Hamidi, yang mewakili Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim; Sultan Brunei Hassanal Bolkiah; dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Dilaporkan Straitstimes.com, Putra Mahkota Johor Tunku Ismail hadir beserta istrinya, Che’ Puan Mahkota Khaleeda Johor, bersama 27.000 penonton lainnya. Mereka semua mendapat sambutan meriah ketika rekaman langsung kedatangan mereka di panggung VIP ditampilkan di layar raksasa di sekitar Lapangan Padang saat mereka duduk di kursi yang telah disediakan.
Keempat pemimpin tersebut duduk bersama para pemimpin Singapura, termasuk Perdana Menteri Lawrence Wong, Menteri Senior Lee Hsien Loong, mantan perdana menteri Goh Chok Tong, dan mantan presiden Halimah Yacob. Sebelum parade dimulai, PM Wong bersama istrinya menjamu para tamu kehormatan dalam acara minum teh di National Gallery Singapore yang terletak di samping Padang.
Dalam unggahan di Facebook, PM Wong mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin luar negeri yang telah hadir pada momen spesial tersebut. “Semoga ikatan antara negara-negara kita terus tumbuh semakin kuat,” tulisnya.
Sebelumnya, Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam menjamu makan siang Sultan Bolkiah dan Datuk Seri Zahid di Istana, di mana mereka membicarakan berbagai hal. Dalam unggahan di Facebook, Tharman menulis, “Hubungan kita dengan sahabat-sahabat istimewa sangat erat. Mereka adalah berkah di tengah dunia yang penuh gejolak. Kita harus terus memeliharanya di setiap generasi.”
Baca Juga
Presiden Prabowo Tiba di Singapura untuk Hadiri Parade Hari Nasional
Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, dalam unggahannya pada 9 Agustus, menyampaikan bahwa ia menyambut kedatangan Zahid di Bandara Changi. “Kedua negara kita memiliki hubungan sejarah dan budaya yang mendalam, serta persahabatan yang telah teruji oleh waktu,” tulisnya.
Zahid menyampaikan harapannya agar kehadirannya dapat mempererat hubungan panjang antara Singapura dan Malaysia serta membuka lebih banyak peluang kerja sama. Ia juga melakukan kunjungan kehormatan kepada PM Wong dan mengadakan pertemuan bilateral dengan Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong. Dalam unggahan di Facebook pada 9 Agustus, Zahid menulis, “Dalam pertemuan ini (dengan DPM Gan), kami sepakat bahwa potensi pasar besar ASEAN harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan perdagangan bilateral.”
Gan Kim Yong dalam unggahan yang sama menambahkan bahwa mereka membahas berbagai inisiatif dan kemitraan yang sedang berjalan antara kedua negara, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus Johor-Singapura. “Kami juga membicarakan cara untuk mempererat hubungan bilateral antara Singapura dan Malaysia, serta memperdalam integrasi di dalam ASEAN demi kepentingan wilayah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja Singapura Tan See Leng menyambut kedatangan Sultan Bolkiah beserta istrinya, Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha, di Bandara Changi.
Kementerian Luar Negeri Singapura pada 8 Agustus menyatakan, “Singapura merasa terhormat atas kehadiran para tamu kehormatan dari negara-negara tetangga terdekat dalam perayaan bersejarah ini. Kehadiran mereka menegaskan keterikatan geografis dan sejarah yang kita bagi, serta mencerminkan kekuatan abadi dari persahabatan kita.”
Tahun ini merupakan pertama kalinya sejak 2019 para pemimpin luar negeri diundang kembali menghadiri NDP. Pada 2019, Sultan Bolkiah, Presiden Indonesia saat itu Joko Widodo, dan Perdana Menteri Malaysia saat itu Mahathir Mohamad juga hadir di parade di Padang untuk merayakan peringatan dua abad Singapura.

