Brigjen Ferry Irawan Pimpin Kontingen Indonesia di Bastille Day: Disiplin Kita Bikin Kagum
Poin Penting
|
PARIS, Investortrust.id - Penampilan Kontingen Patriot Indonesia II memukau publik Prancis dalam parade peringatan Bastille Day 2025 yang digelar di Champs-Élysées, Paris, Prancis, Senin (14/7/2025).
Sebagai salah satu- negara sahabat yang diundang secara khusus oleh Presiden Emmanuel Macron, Indonesia tampil di barisan terdepan membawa semangat persatuan dan kebanggaan nasional. Kontingen ini dipimpin langsung oleh Brigadir Jenderal (Brigjen) Ferry Irawan, yang menjabat sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Waasops KSAD) bidang Kesiapan Satuan (Siapsat).
Brigjen Ferry mengungkapkan bahwa undangan ini merupakan bentuk kehormatan tinggi dari Prancis kepada Indonesia. "Ini undangan langsung dari Presiden Macron kepada Presiden Prabowo untuk menghadirkan kami di sini sebagai tamu kehormatan," jelasnya. Karena kehormatan tersebut, pasukan Indonesia ditempatkan di posisi paling depan dan tidak dibelah, sehingga dapat tampil utuh dalam formasi parade.
Kontingen Patriot Indonesia II terdiri dari 451 personel utama yang merupakan gabungan dari taruna dan taruni Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan Akademi Kepolisian. Selain itu, terdapat 262 personel dari tiga matra TNI dan ditambah elemen pendukung, sehingga total keseluruhan mencapai 504 orang. Kontingen ini dibentuk pada 18 Juni 2025 dan hanya memiliki waktu dua minggu untuk berlatih di Indonesia sebelum terbang ke Prancis.
Baca Juga
Disambut Hangat Macron, Prabowo Beri Hormat untuk Kontingen Indonesia di Bastille Day 2025
Tim tiba di Prancis pada 7 Juli 2025 menggunakan dua pesawat Garuda Indonesia melalui Jeddah. Di Prancis, mereka langsung berlatih bersama tentara setempat untuk menyatukan tempo, irama, dan langkah. "Banyak kendala dalam arti penyamaan tempo, irama, penyamaan langkah, dan sebagainya. Tapi Alhamdulillah sampai saat ini bisa lancar seluruh kegiatan yang dikerjakan," ujar Ferry.
Lebih dari sekadar parade militer, keikutsertaan Indonesia juga membawa misi diplomasi budaya. Kontingen menampilkan seni tari khas Nusantara seperti Tari Kecak, Tari Saman, Reog Ponorogo, hingga Pacu Jalur. “Banyak aspek yang kita inginkan mereka bisa bergabung masuk dengan kita,” katanya, menyebut bahwa meskipun ada kendala bahasa, semangat kebersamaan dan kerja sama tetap terjalin.
Respons masyarakat dan militer Prancis sangat positif terhadap penampilan Indonesia. “Dari level jenderal hingga pelaksana umum, 100% Alhamdulillah baik terhadap kepentingan kita. Mereka sangat kagum dengan kedisiplinan kita, kesemangatan pasukan kita, yang berbeda dengan mereka. Cara melatih kita pun berbeda,” kata Ferry menirukan tanggapan mereka.
Sosok Brigjen Ferry Irawan sendiri bukan orang baru dalam dunia militer Indonesia. Ia adalah alumnus Akademi Militer tahun 1997 dan sempat menjabat Asisten Operasi Danjen Kopassus. Pada 2018, ia dipercaya sebagai Asisten Operasi Kasdam III Siliwangi, lalu menjadi Komandan Resimen Induk Daerah Militer 18/Kasuari pada 2022. Tahun 2024, Ferry menjabat sebagai Paban 4 Opsdagops TNI sebelum diangkat sebagai perwira tinggi bintang satu dan kini menjabat Waasops KSAD bidang Siapsat.
Kehadiran dan penampilan kontingen Indonesia dalam Bastille Day 2025 ini menjadi bukti nyata kemampuan militer Indonesia di mata dunia serta memperkuat hubungan bilateral dengan Prancis melalui jalur diplomasi pertahanan dan budaya.

