Trump Tekan The Fed, Pasar Asia-Pasifik Lesu
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik berada dalam kondisi lesu pada Selasa (22/4/2025), mengikuti aksi jual di Wall Street setelah Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanannya terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell.
Baca Juga
Wall Street Ambles Setelah Trump 'Serang' Powell, Dow Longsor Lebih dari 950 Poin
Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang serta Topix bergerak datar. Kospi Korea Selatan naik 0,19% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik tipis 0,16%.
S&P/ASX 200 Australia turun 0,63%.
Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,25%. CSI 300 China daratan turun 0,17% pada pembukaan perdagangan.
Futures saham AS bergerak nyaris datar. Futures yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average turun 18 poin. Baik S&P 500 futures maupun Nasdaq 100 futures juga diperdagangkan mendekati garis datar.
Di AS, ketiga indeks utama jatuh setelah serangan Trump terhadap Powell, yang menimbulkan pertanyaan tentang independensi bank sentral, sementara pelaku pasar menerima sedikit tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan global.
Baca Juga
Wall Street Ambles Setelah Trump 'Serang' Powell, Dow Longsor Lebih dari 950 Poin
Dow Jones Industrial Average turun 971,82 poin atau 2,48% dan ditutup pada 38.170,41. S&P 500 kehilangan 2,36% dan berakhir di 5.158,20, sementara Nasdaq Composite melemah 2,55% dan menetap di 15.870,90.
Powell mencatat pekan lalu bahwa independensi The Fed adalah “masalah hukum.” Pasar tengah mencoba menilai seberapa serius ancaman pemecatan tersebut dibandingkan dengan tekanan verbal untuk menurunkan suku bunga, tulis para ekonom ANZ.

