Elon Musk Berbicara dengan PM Modi, Bahas Kolaborasi Teknologi India-AS
NEW DELHI, investortrust.id - Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa ia membahas potensi negaranya untuk berkolaborasi dengan Amerika Serikat dalam bidang "teknologi dan inovasi" selama percakapan dengan Elon Musk.
Baca Juga
Sebut Prabowo 'My Brother', PM Modi: Kedekatan Kami seperti Hubungan Indonesia dengan India
Pada hari Jumat (18/4/2025), Modi membagikan sebuah unggahan di X yang merinci percakapan teleponnya dengan miliarder teknologi tersebut dan menyebut bahwa mereka meninjau kembali topik-topik dari pertemuan mereka di Washington awal tahun ini.
Percakapan Modi dengan Musk terjadi saat India tengah berupaya mengamankan perjanjian dagang bilateral dengan AS guna mengimbangi dampak dari potensi tarif Presiden AS Donald Trump.
Hal ini juga terjadi beberapa hari sebelum kunjungan Wakil Presiden AS JD Vance ke India selama empat hari.
“Kami membahas potensi besar untuk kolaborasi di bidang teknologi dan inovasi,” tulis Modi dalam unggahannya di X, seperti dikutip BBC.
Ia menambahkan bahwa India tetap “berkomitmen untuk memajukan kemitraan kami dengan AS” dalam bidang-bidang tersebut.
Musk, yang dikenal dekat dengan Trump dan juga mengepalai Department of Government Efficiency (DOGE), tengah mengincar peluang untuk masuk ke pasar India lewat rencana bisnisnya.
Baca Juga
Imbas Tarif Trump Harta Elon Musk Menguap Rp 511 Triliun, Bezos dan Zuckerberg?
Pada bulan Maret, Starlink menandatangani perjanjian dengan dua perusahaan telekomunikasi terbesar di India untuk menghadirkan internet satelit ke negara tersebut dan kini tengah menunggu persetujuan pemerintah untuk mulai menyediakan layanannya.
Tesla juga disebut-sebut akan segera melakukan debutnya di India dan telah mulai merekrut untuk belasan posisi pekerjaan di Delhi dan Mumbai. Perusahaan itu juga dilaporkan sedang mencari lokasi showroom di kedua kota tersebut.
Sementara itu, Vance dijadwalkan bertemu dengan Modi pada 21 April, hari pertama kunjungannya, untuk membahas hubungan ekonomi, perdagangan, dan geopolitik.
Ia akan didampingi oleh anak-anaknya dan istrinya, Usha Vance, yang orang tuanya bermigrasi ke AS dari negara bagian Andhra Pradesh di India bagian selatan.
Kunjungan ini berlangsung di tengah memanasnya perang dagang antara AS dan China.
Baca Juga
Trump juga telah mengenakan tarif sebesar 27% terhadap India pada 2 April, sebelum ia mengumumkan jeda selama 90 hari.
Sejak saat itu, Delhi dan Washington telah bekerja menuju penyelesaian awal negosiasi dagang.

