Menteri Keuangan Jerman Ingatkan Perang Tarif akan Rusak Ekonomi Jerman dan AS
BERLIN, Investortrust.id - Menteri Keuangan Jerman, Joerg Kukies, memperingatkan bahwa tarif yang diterapkan oleh Amerika Serikat akan berdampak negatif bagi ekonomi Jerman maupun Amerika Serikat. Disampaikan Kukies pada Jumat (28/3/2025), Berlin sedang berupaya mencegah eskalasi perang dagang.
Kukies menyampaikan pernyataan ini setelah bertemu dengan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, serta anggota pemerintahan Trump lainnya di Washington.
Amerika Serikat mengumumkan pada Rabu malam (26/3/2025) bahwa mereka akan memberlakukan bea masuk sebesar 25% pada impor mobil jadi dan beberapa komponen tertentu mulai 3 April 2025, menggagalkan harapan adanya tarif yang lebih rendah atau pengecualian, setelah beberapa perubahan kebijakan jangka pendek sebelumnya memberi indikasi kemungkinan kelonggaran.
Baca Juga
"Tarif yang lebih tinggi akan sangat merugikan produsen mobil Jerman serta seluruh perekonomian Jerman. Namun, hal ini juga akan merugikan ekonomi Amerika Serikat, karena akan membuat impor lebih mahal dan meningkatkan harga bagi konsumen di AS," kata Kukies dikutip Reuters.
Perusahaan otomotif di Eropa yang berorientasi ekspor, terutama produsen mobil besar Jerman, sangat rentan terhadap kebijakan ini.
"Di tingkat Eropa, kami akan terus bekerja untuk mengambil langkah-langkah guna melindungi ekonomi kami sendiri. Namun, juga jelas bahwa dalam konflik perdagangan seperti ini, tidak ada pihak yang benar-benar menang," tambahnya.

