Trump Beri Pengecualian Tarif Satu Bulan bagi Produsen Mobil
WASHINGTON, investortrust.id - Gedung Putih pada hari Rabu (05/03/2025) mengumumkan pengecualian tarif selama satu bulan bagi produsen mobil setelah Presiden Donald Trump berbicara sehari sebelumnya dengan para pimpinan General Motors, Ford Motor, dan Stellantis.
Baca Juga
Pasar Eropa Rontok, Sektor Otomotif Terpukul Sentimen Tarif Trump
Para produsen mobil telah meminta Trump untuk membebaskan tarif 25% terhadap kendaraan dari Meksiko dan Kanada yang memenuhi aturan asal-usul dalam Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).
“Tarif timbal balik masih akan berlaku pada 2 April, tetapi atas permintaan perusahaan yang terkait dengan USMCA, presiden memberikan mereka pengecualian selama satu bulan agar mereka tidak mengalami kerugian ekonomi,” kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt atas nama Trump, seperti dikutip CNBC.
Baca Juga
Perang Dagang Memanas, Trump Tandatangani Rencana Tarif Resiprokal Besar-Besaran
Leavitt mengonfirmasi bahwa para produsen mobil telah meminta panggilan telepon dengan Trump pada hari Selasa, yang kemudian disebutkan Trump dalam pidatonya di Kongres pada hari yang sama.
Gedung Putih mengatakan bahwa mereka memberikan penundaan tarif selama satu bulan bagi produsen mobil yang kendaraannya mematuhi USMCA, yang sebelumnya dinegosiasikan selama masa jabatan pertama Trump.
Saham produsen mobil tersebut naik antara 4% hingga 9% pada Rabu siang.
Belum jelas apakah hanya kendaraan yang akan dikecualikan atau apakah suku cadang otomotif juga akan termasuk dalam kebijakan ini.
Baca Juga
Trump Akan Terapkan Tarif 25% pada Mobil, Farmasi, dan Semikonduktor
Pengecualian ini memberikan waktu tambahan bagi persiapan dan diskusi lebih lanjut antara Gedung Putih dan industri otomotif terkait tarif. Hal ini juga lebih selaras dengan potensi tarif kendaraan impor dari luar Amerika Utara.
Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa tarif tersebut akan dikonfirmasi pada 2 April, sebagai upaya mendorong produsen mobil untuk lebih banyak berinvestasi di AS dalam produksi kendaraan.
Dewan Kebijakan Otomotif Amerika (AAPC), yang mewakili Ford, GM, dan Stellantis, yang semuanya sangat terdampak oleh tarif ini, pada awal minggu ini berpendapat bahwa kendaraan dan suku cadang yang memenuhi persyaratan USMCA seharusnya dikecualikan dari kenaikan tarif.
"Produsen mobil Amerika kita, yang telah menginvestasikan miliaran dolar di AS untuk memenuhi persyaratan ini, seharusnya tidak kehilangan daya saing mereka akibat tarif yang akan meningkatkan biaya produksi kendaraan di Amerika Serikat dan menghambat investasi dalam tenaga kerja Amerika, sementara pesaing dari luar Amerika Utara justru mendapat akses mudah ke pasar kita," beber mantan Gubernur Missouri, Matt Blunt, yang juga Presiden AAPC, dalam sebuah pernyataan pada Senin malam.
S&P Global Mobility melaporkan bahwa rata-rata 25 produsen mobil menghasilkan 63.900 kendaraan penumpang ringan di Amerika Utara per hari. Mayoritas dari jumlah tersebut, sekitar 65%, dirakit di AS, diikuti oleh 27% di Meksiko dan 8% di Kanada.

