Pemimpin Barat Berkumpul di London Dukung Zelenskyy dan Rencana Perdamaian Ukraina
LONDON, Investortrust.id - Para pemimpin Barat, termasuk lebih dari selusin kepala negara Eropa dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, berkumpul di London pada hari Minggu (2/3/2025), dalam sebuah pertemuan puncak pertahanan yang bertujuan untuk memajukan rencana perdamaian bagi Ukraina. Pertemuan ini digelar setelah sepekan penuh dilakukan perundingan diplomatik yang intens.
Pertemuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berfokus pada penguatan posisi Ukraina melalui dukungan militer yang berkelanjutan, serta peningkatan tekanan ekonomi terhadap Rusia.
Selain itu, pertemuan ini juga akan membahas perlunya "kesepakatan yang kuat dan berkelanjutan yang membawa perdamaian permanen di Ukraina serta memastikan bahwa Ukraina dapat mencegah dan bertahan dari serangan Rusia di masa depan."
Para peserta pertemuan ini termasuk para pemimpin dari Ukraina, Prancis, Jerman, Denmark, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Spanyol, Kanada, Finlandia, Swedia, Republik Ceko, dan Rumania, serta Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan para presiden Komisi Eropa dan Dewan Eropa. Menteri Luar Negeri Turkiye juga dilaporkan turut hadir dalam pertemuan ini, demikian CGTN.com.
Baca Juga
Inggris, Prancis dan Ukraina Akan Susun Kesepakatan Damai, dan Disampaikan kepada Trump
Para pemimpin diharapkan akan mampu merumuskan langkah selanjutnya untuk memperkuat jaminan keamanan bagi Eropa.
"Dalam kemitraan dengan sekutu kami, kita harus meningkatkan persiapan untuk elemen keamanan Eropa, sejalan dengan diskusi yang terus berlangsung dengan Amerika Serikat," kata Starmer dalam sebuah pernyataan sebelum pertemuan dimulai, seraya menekankan bahwa konflik Rusia-Ukraina kini telah mencapai "titik balik."
Pertemuan ini berlangsung di tengah ketegangan diplomatik, menyusul pertemuan antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih yang berubah menjadi perdebatan sengit. Akibatnya, kesepakatan perdagangan mineral yang sebelumnya diantisipasi antara kedua negara dibatalkan.
Pada hari Sabtu, Zelenskyy bertemu dengan Starmer di 10 Downing Street, di mana Perdana Menteri Inggris menegaskan kembali "tekad kuat" Inggris untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di Ukraina.
Setelah pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Ukraina, Serhiy Marchenko, mengumumkan bahwa Inggris dan Ukraina telah menyepakati pinjaman sebesar 2,26 miliar poundsterling (setara dengan Rp47 triliun) untuk mendukung kemampuan pertahanan Ukraina.

