Pasar Eropa Melemah, tapi Saham Schneider Electric Melonjak 3%
LONDON, investortrust.id - Pasar saham Eropa ditutup lebih rendah pada Kamis (20/02/2025) di tengah gelombang terbaru laporan pendapatan perusahaan.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks regional Stoxx 600 sempat bergejolak di awal perdagangan tetapi akhirnya ditutup turun 0,18%.
Saham Schneider Electric sempat melejit 6% sebelum terpangkas dan akhirnya ditutup 3% lebih tinggi. Perusahaan manajemen energi asal Prancis itu melaporkan penjualan dan laba tahunan tertinggi dalam sejarah, mengalahkan ekspektasi pasar.
Pendapatan dari perusahaan seperti Accor, Renault, Mercedes-Benz, Leonardo, dan Airbus juga menjadi sorotan saat sesi perdagangan dimulai.
Sementara itu, para trader global mencermati usulan tarif impor otomotif, chip, dan farmasi oleh Presiden AS Donald Trump, serta kemungkinan Federal Reserve mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam waktu yang lebih lama.
Baca Juga
Trump Akan Terapkan Tarif 25% pada Mobil, Farmasi, dan Semikonduktor
Trump, yang mengatakan bahwa tarif tersebut bisa diterapkan secepatnya pada 2 April, tidak merinci apakah akan ditargetkan pada impor dari negara tertentu atau berlaku secara luas.
Di sisi lain, pejabat The Fed pada Januari sepakat untuk melihat inflasi turun lebih jauh sebelum menurunkan suku bunga lebih lanjut, menurut risalah pertemuan yang dirilis Rabu. Pasar Asia-Pasifik dan saham AS juga melemah pada Kamis.

