Pasar Eropa Cetak Rekor Baru Berkat Laporan Keuangan dan Harapan Perdamaian Ukraina
LONDON, investortrust.id - Pasar saham Eropa ditutup menguat pada Kamis (13/02/2025) di tengah gelombang laporan keuangan dan data ekonomi, serta meningkatnya harapan akan berakhirnya perang Rusia-Ukraina.
Baca Juga
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 naik 1%. Indeks CAC 40 Prancis melonjak 1,5%, dan indeks DAX Jerman naik 2,1%, kenaikan satu hari terbesar dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,49%.
Pasar tetap menguat meskipun investor bersiap menghadapi potensi tarif baru oleh Presiden AS Donald Trump.
Tarif resiprokal itu diperkirakan berdampak pada setiap negara yang mengenakan bea masuk terhadap AS, meskipun beberapa sektor dilaporkan sedang dipertimbangkan untuk dikecualikan.
Di pasar Eropa, konglomerat teknologi Jerman, Siemens, menjadi salah satu saham dengan kinerja terbaik, naik lebih dari 7% setelah melaporkan laba kuartal pertama yang lebih baik dari perkiraan, meskipun terjadi "penurunan signifikan" pada bisnis otomatisasi pabriknya.
Namun, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,5%, terbebani oleh penurunan saham perbankan serta minyak dan gas. Saham bank Inggris, Barclays, turun 4,7% meskipun perusahaan melaporkan laba sebelum pajak sepanjang tahun yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan dan mengumumkan program pembelian kembali saham senilai £1 miliar ($1,25 miliar). Sementara itu, raksasa barang konsumen Unilever turun 5,6% karena pertumbuhan penjualan yang lebih lemah dari perkiraan.
Investor juga menganalisis data dari Kantor Statistik Nasional Inggris yang menunjukkan bahwa ekonomi Inggris tumbuh sebesar 0,1% pada kuartal keempat, melampaui ekspektasi kontraksi 0,1%.
“Pertumbuhan PDB Inggris pada kuartal keempat tidak seburuk yang dikhawatirkan, meskipun rincian datanya kurang baik. Seluruh peningkatan PDB sepanjang 2024 dapat dikaitkan dengan pertumbuhan populasi. PDB per kapita sebenarnya sedikit menurun sepanjang tahun,” urai ekonom pasar negara maju ING, James Smith, dalam sebuah catatan, seperti dikutip CNBC.
Kenaikan di pasar saham juga didorong oleh semakin besarnya kemungkinan berakhirnya perang Rusia-Ukraina.
Baca Juga
Upaya Akhiri Perang di Ukraina, Trump Akui Sudah Berbicara dengan Putin
Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta bahwa kedua pemimpin tersebut menginginkan perdamaian. Ia mengatakan telah memerintahkan pejabat AS untuk segera memulai pembicaraan guna mengakhiri perang.

