India Pandang Indonesia Punya Peran Sentral dalam Hubungan India - ASEAN
JAKARTA, Investortrust.id – Indonesia memainkan peran sentral dalam ASEAN, dengan menyumbang 40% dari wilayah, populasi, dan pasar di kawasan tersebut. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia menjadi kunci dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi kawasan. India, yang memiliki hubungan strategis dengan ASEAN, melihat Indonesia sebagai mitra utama dalam memperkuat kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, dan keamanan regional.
Disampaikan oleh Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, hubungan India dengan ASEAN semakin erat dalam beberapa dekade terakhir, dengan Indonesia menjadi mitra dagang terbesar India di kawasan ini. Kedua negara terus memperkuat hubungan ekonomi dan diplomasi guna meningkatkan kerja sama regional.
Sandeep juga menyampaikan, sebagai negara kepulauan yang terletak di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, Indonesia memainkan peran strategis dalam perdagangan dan keamanan maritim dunia. "India melihat Indonesia sebagai bagian penting dari strategi maritimnya, terutama karena posisinya yang menghubungkan Selat Malaka dan Laut China Selatan, dua jalur perdagangan utama dunia," ujar Sandeep seperti dikutip Sunday Standard Magazine edisi Januari 2025.
Dalam aspek pertahanan, hubungan antara India dan Indonesia terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. India mendukung upaya industrialisasi pertahanan Indonesia dan sedang menjajaki kerja sama dalam pengadaan peralatan militer. Meski belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan besar seperti pembelian rudal BrahMos, pembicaraan mengenai berbagai bentuk kerja sama pertahanan terus berlanjut dan diperkirakan akan berkembang dalam waktu mendatang.
Baca Juga
Menko Polkam Sebut Presiden Prabowo Buka Babak Baru Hubungan Strategis RI-India
Selain itu, kerja sama ekonomi antara kedua negara juga semakin erat. India telah berinvestasi sebesar 1,6 miliar dolar AS di Indonesia dalam kurun waktu 20 hingga 25 tahun terakhir. “Saat ini, terdapat lebih dari 100 perusahaan India yang beroperasi di Indonesia, termasuk perusahaan besar seperti Godrej, TVS, dan Wipro. Pemerintah Indonesia juga mendorong perusahaan India untuk membangun fasilitas manufaktur di Indonesia guna memenuhi kebutuhan pasar global,” tutur Sandeep.
Di sisi lain, sektor pariwisata juga menjadi elemen penting dalam hubungan bilateral, dengan sekitar 700.000 wisatawan India mengunjungi Indonesia setiap tahunnya.
Dalam lingkup kerja sama Indo-Pasifik, forum trilateral antara India, Indonesia, dan Australia mulai mendapatkan perhatian lebih. Ketiga negara berupaya memperkuat kemampuan maritim kawasan, meskipun Indonesia tetap berpegang pada prinsip kebijakan luar negeri yang bebas dan aktif serta menolak terlibat dalam aliansi strategis tertentu. Meski demikian, forum trilateral ini diharapkan dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menyapa para menteri anggota Kabinet Merah-Putih di acara India Republic Day ke-76 di New Dehli, Minggu (26/1/2025). Foto: Dok. Indian Embassy Jakarta
Dalam kesempatan yang sama, Sandeep juga mengenang betapa India memiliki peran besar dalam upaya Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan Belanda. Saat pra kemerdekaan, kata Sandeep, seorang tokoh India bernama Biju Patnaik telah berupaya meloloskan tiga founding fathers Indonesia ke luar negeri untuk mempublikasikan langkah-langkah yang tengah dilakukan pejuang Indonesia. "Ada peran besar yang dimainkan oleh Biju Patnaik, yang menerbangkan Sjahrir dan Hatta keluar dari Jawa agar mereka dapat menyampaikan situasi Indonesia kepada dunia. Itulah masa keemasan hubungan kita," kata Sandeep.

