Harga Emas Kembali Sentuh Rekor, Ini Pemicunya
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas melonjak ke rekor tertinggi pada hari Kamis (30/01/2025), didorong oleh permintaan aset safe-haven akibat ancaman tarif dari AS, sementara perhatian investor juga tertuju pada laporan inflasi.
Harga emas spot, dikutip dari situs goldprice pada pukul 8:30 WIB, naik 1,5% menjadi $2.796,44 per ons, setelah sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa di $2.798,24 sebelumnya dalam sesi perdagangan. Kontrak berjangka emas AS ditutup naik 1,8% di $2.845,20.
Baca Juga
"Kami melihat ketidakpastian dan kecemasan yang meningkat terhadap kebijakan perdagangan dan kebijakan luar negeri pemerintahan Trump yang baru... serta aksi beli teknikal baru yang masuk karena harga emas dan perak sedang dalam tren naik," kata Jim Wyckoff, analis pasar senior di Kitco Metals, seperti dikutip CNBC.
Awal pekan ini, Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana memberlakukan tarif tinggi terhadap Meksiko dan Kanada pada hari Sabtu, serta mempertimbangkan tarif tambahan terhadap China.
Dolar AS turun 0,2%, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil Treasury AS 10 tahun turun ke level terendah dalam lebih dari sebulan.
"Emas bersinar sebagai aset safe-haven, dengan investor mencari perlindungan dari ketidakpastian pasar," kata Susannah Streeter, kepala divisi uang dan pasar di Hargreaves Lansdown.
The Fed mempertahankan suku bunga pada hari Rabu, sesuai dengan ekspektasi, dengan Ketua Jerome Powell menyatakan bahwa tidak ada urgensi untuk menurunkannya kembali dalam waktu dekat.
Baca Juga
Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS melambat pada kuartal keempat, tetapi analis memperkirakan permintaan domestik yang kuat kemungkinan akan membuat The Fed tetap dalam jalur pemotongan suku bunga secara bertahap.
Investor kini menantikan laporan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS untuk bulan Desember yang akan dirilis pada hari Jumat.
Pasar emas AS telah diperdagangkan dengan harga premium sejak pemilihan presiden terbaru, menurut London Bullion Market Association pada hari Kamis. Asosiasi ini menyatakan bahwa mereka telah bekerja sama secara erat dengan CME Group dan otoritas AS untuk memantau tren tersebut.
Harga perak spot naik 2,5% menjadi $31,56 per ons. "Pasar platinum dan paladium juga mendapat dorongan dari kenaikan emas dan perak, dan itulah faktor utama yang menggerakkan harga kedua logam tersebut lebih tinggi," tambah Wyckoff. Platinum naik 2,5% menjadi $970,15, sementara paladium naik 2,6% menjadi $987,25.

