Reli Dow Jones dan S&P 500 Terhenti, Nasdaq Menguat ke Level Tertinggi Baru
NEW YORK, Investortrust.id – Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat (22/03/2024). Reli Dow Jones dan S&P 500 terhenti, sedangkan Nasdaq mencatat rekor tertinggi baru.
Baca Juga
Euforia di Wall Street: Tiga Indeks Utama Cetak Rekor Baru, Dow Jones Terus Mendekati 40.000
Indeks Dow Jones Industrial Average yang beberapa hari ini terus menguat mendekati level 40.000, pada akhihr pekan merosot lebih dari 300 poin. Meski begitu, Dow meraih kinerja minggu terbaiknya tahun ini setelah mencatat rekor sesi berturut-turut.
Dow merosot 305,47 poin, atau 0,77%, menjadi 39,475.90. S&P 500 turun tipis 0,14% berakhir pada 5.234,18. Nasdaq Composite bertambah 0,16% dan ditutup pada 16.428,82 untuk rekor penutupan tertingginya.
Ketiga indeks utama mencatat kenaikan signifikan minggu ini, dengan S&P 500 naik sekitar 2,3%. Dow naik 2% untuk minggu terbaiknya sejak Desember. Nasdaq berkinerja lebih baik, melonjak hampir 2,9%.
Keith Lerner, co-chief investment officer Truist, melihat adanya pergerakan pasar yang kuat pekan ini. “Pandangan kami adalah bahwa tren keseluruhan masih positif bagi pasar, terutama melihat penembusan level tertinggi baru, yang berada di jalur kenaikan kelima bulan berturut-turut,” tuturnya, seperti dikutip CNBC internasional.
Salah satu alasan optimisme pasar berasal dari pertemuan Federal Reserve minggu ini. Bank sentral mempertahankan suku bunga, dan komentar dari Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pemotongan akan dilakukan. Inflasi yang memanas baru-baru ini membuat beberapa investor takut akan jadwal pelonggaran yang ditunda.
“Itu sudah cukup bagi pasar untuk bergerak maju,” kata Lerner.
FedEx naik lebih dari 7% setelah membukukan laba yang disesuaikan yang mengalahkan perkiraan analis, sementara Nike merosot 6,9% karena panduan yang mengecewakan dan melambatnya penjualan di Tiongkok. Lululemon turun 15,8% karena panduan yang lemah dan pertumbuhan yang melambat di Amerika Utara, mencatatkan hari terburuknya sejak Maret 2020.
Indeks utama ditutup pada level rekor pada hari Kamis untuk hari kedua, dan mencapai level tertinggi intraday sepanjang masa. Kamis adalah sesi kemenangan keempat berturut-turut untuk ketiga indeks tersebut, dengan Dow berakhir mendekati level 40,000.
Baca Juga
Wall Street Meroket Setelah Pernyataan The Fed, Tiga Indeks Utama Tembus Rekor Baru

