Konflik Israel-Hamas, Perwira Tinggi Polisi Palestina Dilaporkan Tewas di Gaza Utara
GAZA, Investortrust.id – Di Tengah desakan gencatan senjata di Jalur Gaza yang hingga kini belum disepakati, perwira tinggi polisi Palestina dilaporkan tewas.
Baca Juga
Yordania dan AS Masih Terus Upayakan Gencatan Senjata di Jalur Gaza
Kantor media pemerintah Palestina melaporkan seorang perwira tinggi polisi dibunuh oleh pasukan Israel di Jalur Gaza utara pada Senin (18/3).
Dalam pernyataannya, media tersebut mengatakan Brigadir Jenderal Polisi Fayeq al-Mabhouh, yang merupakan kepala operasi polisi di Gaza, tewas dalam serangan Israel di Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza.
Menurut pernyataan itu, Al-Mabhouh bertanggung jawab mengoordinasikan masuknya bantuan kemanusiaan serta Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA) ke Jalur Gaza utara.
“Kejahatan ini menunjukkan bahwa Israel berusaha menyebarkan kekacauan di Gaza, dan mencegah datangnya bantuan kemanusiaan kepada ratusan ribu orang yang kelaparan di Gaza utara,” demikian pernyataan tersebut, seperti dilansir Antara.
Tentara Israel sendiri mengklaim bahwa mereka membunuh Kepala Dinas Keamanan Internal Hamas.
Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka menerima informasi intelijen dari dinas keamanan internalnya, Shin Bet, dan Intelijen Militer tentang kehadiran beberapa pemimpin Hamas di Rumah Sakit Al-Shifa.
Pada Senin pagi, tentara Israel mengumumkan bahwa pasukannya menyerbu rumah sakit, yang menampung ribuan pasien yang sakit dan terluka, serta orang-orang yang kehilangan tempat tinggal.
Menurut lembaga penyiaran publik Israel KAN, sekitar 80 warga Palestina ditahan di fasilitas tersebut. Lebih dari 31.700 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas di wilayah kantong tersebut, dan hampir 73.800 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan bahan-bahan kebutuhan pokok.
Baca Juga
Mantan Komandan Militer Sebut Israel Kalah Perang Melawan Hamas di Gaza

