Temui Menteri Retno, Menlu Kepulauan Solomon Minta RI Bantu Pengembangan Jaringan Kabel Serat Optik
NEW YORK, investortrust.id - Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan pembangunan dengan negara-negara di kawasan Pasifik.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Retno dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Eksternal Kepulauan Solomon Peter Shanel Agovaka di sela-sela Sidang ke-79 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, mengutip keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu), Selasa (24/92/2024).
Pada pertemuan tersebut, Retno menyampaikan atas dukungan Kepulauan Solomon terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia. Seperti diketahui, isu kedaulatan dan keutuhan wilayah menjadi prioritas Indonesia di Pasifik lantaran sebagian negara di kawasan tersebut menyokong kemerdekaan Papua.
Baca Juga
Menlu Indonesia dan Nepal Teken Perjanjian Bebas Visa Kunjungan
Retno menyampaikan bahwa Indonesia akan terus meningkatkan hubungan dengan kawasan Pasifik, termasuk melalui Melanesian Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF), khususnya dalam isu- isu yang menjadi kepentingan bersama seperti pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim.
Komitmen Indonesia untuk menjadi mitra pembangunan bagi Pasifik, termasuk Kepulauan Solomon, juga ditekankan kembali.
“Indonesia akan terus mendengarkan dan mendukung prioritas pembangunan Kepulauan Solomon," ujarnya.
Retno dan Agovaka juga membahas pentingnya konektivitas, termasuk memanfaatkan Indonesia sebagai hub negara-negara Pasifik ke dunia internasional. Terkait hal ini,Agovaka berharap dukungan Pemerintah RI untuk pengembangan jaringan kabel serat optik guna meningkatkan konektivitas internet di Kepulauan Solomon.
Sebagai catatan, sejak 2018, Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) telah memberikan dukungan dalam bentuk berbagai program pembangunan di bidang olahraga, kesehatan, dan pendidikan di Kepulauan Solomon.
Baca Juga
Konflik Israel-Hizbullah Memanas, Kemenlu Bersiap Evakuasi WNI di Lebanon
Beberapa di antaranya termasuk pembangunan stadion multifungsi, penanganan pandemi Covid-19, serta peningkatan kapasitas di bidang perikanan.
Selain itu, Indonesia juga menginisiasi kolaborasi dalam menghadapi kenaikan permukaan air laut yang berdampak signifikan bagi negara-negara kawasan Asia-Pasifik, termasuk Kepulauan Solomon. Indonesia juga berharap dapat meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi biru dan pariwisata, khususnya pengembangan ekowisata berkelanjutan.

