Pasar Eropa di Zona Hijau, Saham UBS Melonjak 5,3%
LONDON, investortrust.id - Saham-saham Eropa ditutup lebih tinggi pada hari Rabu (14/8/2024). Investor menilai angka inflasi utama dari AS dan Inggris.
Baca Juga
Inflasi Inggris Juli Naik Jadi 2,2% Setelah 2 Bulan Berada pada Target 2%
Dikutip dari CNBC, indeks regional Stoxx 600 mengakhiri sesi dengan naik 0,43%, melanjutkan sentimen positif dengan hati-hati pada minggu ini. Saham perjalanan dan rekreasi naik 2,89%, sedangkan saham pertambangan turun 0,97%.
Bank Swiss UBS bertambah 5,29% setelah secara signifikan mengalahkan perkiraan laba bersih untuk kuartal kedua.
Inflasi Inggris naik menjadi 2,2% pada bulan Juli, sedikit di bawah ekspektasi tetapi kembali di atas target Bank of England sebesar 2%, berdasarkan data dari Kantor Statistik Nasional.
Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan indeks harga konsumen utama akan berada di angka 2,3%.
Ini adalah laporan pertama sejak Bank of England memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin bulan lalu. Inflasi jasa, metrik utama bagi bank sentral, turun menjadi 5,2% dari 5,7%.
Di Amerika Serikat, inflasi juga sedikit lebih rendah dari perkiraan. Indeks harga konsumen AS untuk bulan Juli mencatat kenaikan sebesar 0,2% pada bulan tersebut, dan 2,9% dibandingkan tahun lalu.
Baca Juga
Inflasi Konsumen AS Juli Melambat Jadi 2,9% YoY, Terendah sejak 2021
Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan angka masing-masing sebesar 0,2% dan 3%.
Hal ini terjadi setelah indeks harga produsen AS, yang dirilis pada hari Selasa, menunjukkan harga grosir telah meningkat 0,1% pada bulan lalu. Para ekonom memperkirakan angka tersebut akan menunjukkan kenaikan bulanan sebesar 0,2% di bulan Juli, menurut perkiraan konsensus Dow Jones.
Investor sekarang menilai apakah data tersebut mengarah pada penurunan suku bunga sebesar 25 atau 50 basis poin oleh Federal Reserve pada bulan September. Penilaian pasar menunjukkan kemungkinan 58,5% untuk kemungkinan yang pertama dan 41,5% untuk kemungkinan yang terakhir, menurut alat FedWatch CME.
Baca Juga
Pasar Saham Eropa Menguat Setelah Rilis Data Ekonomi Terbaru
Saham-saham AS beragam setelah rilis inflasi hari Rabu, dengan Dow Jones Industrial Average terdorong lebih tinggi.
Pasar Asia-Pasifik bervariasi karena Reserve Bank of New Zealand memangkas suku bunga pinjaman acuan dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri pada bulan September.

