Longsor Kerala, Korban Tewas Lebih dari 90 Orang
NEW DELHI, investortrust.id - Korban tewas terus bertambah dalam bencana longsor di Kerala, India. Pejabat setempat melaporkan, hingga Selasa, korban tewas sudah lebih dari 90 orang.
Baca Juga
Operasi pencarian besar-besaran sedang berlangsung di distrik Wayanad di negara bagian itu, di mana ratusan orang dikhawatirkan masih tertimbun.
Tentara dari angkatan darat dan udara India telah dikerahkan untuk membantu penyelamatan.
Bencana tersebut terjadi pada Senin (29/7) tengah malam ketika Kerala dilanda hujan lebat.
"Kami telah menemukan 93 mayat... Ada 128 orang yang dirawat karena luka-luka," kata pemimpin Negara Bagian Kerala Pinaravi Vijayan, dikutip dari Antara, Rabu (30/7/2024).
Dia menyebut tanah longsor di Wayanad itu "bencana yang memilukan" dan "seluruh daerah itu tersapu."
Seorang pejabat Kerala mengatakan bahwa hujan lebat menyulitkan operasi penyelamatan di distrik tersebut.
Menteri Dalam Negeri India Amit Shah mengatakan Pasukan Tanggap Bencana Nasional melakukan operasi pencarian dan penyelamatan dengan intensitas seperti berperang.
"Tim kedua sedang dalam perjalanan untuk lebih memperkuat operasi tanggap darurat," tulisnya di platform X.
Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan rasa duka atas peristiwa itu.
"Operasi penyelamatan saat ini sedang berlangsung untuk membantu semua yang terdampak," kata dia, seraya menjanjikan bantuan dari pemerintah pusat.
Kantor Vijayan mengatakan pada Selasa pagi bahwa dia telah memberikan arahan soal operasi penyelamatan di Wayanda segera setelah bencana itu terjadi.
Baca Juga
Pengumuman! India Siap Rilis Kebijakan Kripto pada September 2024

