Meski Menguat di Akhir Oktober, Pasar Saham Eropa Catat Kinerja Bulanan Negatif
JAKARTA, Investortrust.id - Pasar saham Eropa menguat pada perdagangan akhir Oktober, namun mencatat kinerja bulanan terburuk sejak September 2022.
Baca Juga
Yield Obligasi AS Melonjak, Pasar Eropa Anjlok Lebih dari 1%
Bursa Eropa memperoleh keuntungan pada hari terakhir perdagangan bulan Oktober karena investor menilai banyaknya data ekonomi dan pendapatan.
Mengutip CNBC, Stoxx 600 regional berakhir 0,6% lebih tinggi, dengan sebagian besar sektor menguat. Indeks telah merosot lebih dari 4% pada bulan Oktober, menurut data LSEG.
Stok minyak dan gas turun 0,8% karena saham BP yang terdaftar di London ditutup melemah 4,5% setelah meleset dari estimasi kuartal ketiga.
Brewers AB InBev dan Carlsberg keduanya melaporkan penjualan yang lebih rendah namun pendapatan yang lebih tinggi untuk periode tersebut karena penyesuaian harga
Inflasi zona euro turun ke level terendah dalam dua tahun sebesar 2,9% pada bulan Oktober, data awal menunjukkan pada hari Selasa. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan 3,1%.
Sementara itu, badan statistik Eurostat mengatakan perekonomian zona euro mengalami kontraksi sebesar 0,1% pada kuartal ketiga, di bawah perkiraan stagnasi.
Angka tersebut muncul setelah Bank Sentral Eropa pekan lalu menghentikan rekor kenaikan suku bunga 10 kali berturut-turut.
Di pasar Asia-Pasifik, saham-saham Jepang berakhir lebih tinggi setelah keputusan kebijakan moneter Bank of Japan, sementara pasar regional lainnya melemah karena aktivitas manufaktur secara tak terduga mengalami kontraksi di Tiongkok.
Di AS, S&P 500 sedikit berubah, dengan saham-saham ditutup pada bulan yang suram karena imbal hasil Treasury melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun. Secara bulanan, indeks yang lebih luas turun 0,08%, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,29%. Dow Jones Industrial Average turun 53 poin atau 0,18%.
Baca Juga

