Saham Teknologi di Wall Street Berguguran, Dow Jones Melonjak Didongkrak Saham Energi dan Perbankan
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS sebagian besar melemah pada Senin waktu AS atau Selasa (25/06/2024). Tapi, Dow Jones Industrial Average melonjak karena investor menjual saham-saham teknologi besar dan melirik sektor lain seperti bank dan energi.
Baca Juga
Wall Street Mayoritas Melemah, Indeks S&P 500 Melorot Tertekan Nvidia
Dow naik 260,88 poin, atau 0,67%, ditutup pada 39.411,21. S&P 500 turun 0,31% menjadi 5.447,87, sedangkan Nasdaq Composite yang padat teknologi turun 1,09% menjadi 17.496,82. Ini adalah hari terburuk Nasdaq sejak April.
Teknologi informasi merupakan sektor yang mengalami penurunan terbesar pada S&P 500 sesi ini, dengan penurunan lebih dari 2%. Sementara itu, sektor energi menguat 2,7%, dan sektor keuangan serta utilitas naik sekitar 1%. Anggota Dow JPMorgan Chase naik 1,3%, sementara Goldman Sachs dan Chevron masing-masing naik lebih dari 2%.
Nvidia turun sekitar 6,7%, menambah penurunan sebesar 4% pada minggu lalu yang menghentikan kenaikan beruntun delapan minggunya. Padahal, Nvidia sempat menggeser posisi Microsoft sebagai perusahaan paling berharga di AS. Analis grafik juga menunjukkan pola bearish dalam perdagangan Nvidia.
Meski begitu, saham Nvidia masih naik hampir 140% untuk tahun ini.
Penurunan Nvidia “cukup sehat,” menurut Larry Tentarelli, kepala strategi teknis di Blue Chip Daily Trend Report.
“Minggu lalu dan sekarang, kami melihat rotasi yang sehat. Ini sebenarnya adalah jeda yang sangat bagus di bidang teknologi, dan rotasi kembali ke beberapa sektor lain yang mengalami kemunduran,” kata Tentarelli seperti dilansir CNBC.
Antusiasme seputar kecerdasan buatan telah mengangkat pasar secara signifikan tahun ini bahkan ketika para investor bergulat dengan perubahan ekspektasi terhadap penurunan suku bunga dan perlambatan ekonomi. S&P 500 telah naik 14% tahun ini setelah mencatatkan 31 rekor penutupan.
Investor akan menerima data inflasi penting minggu ini dalam bentuk data pengeluaran konsumsi pribadi bulan Mei. Alat pengukur inflasi pilihan Federal Reserve akan dirilis pada hari Jumat.
Saham-saham keluar dari minggu yang mencetak rekor. S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor tertinggi baru sepanjang masa saat Wall Street memasuki minggu terakhir bulan Juni dan akhir paruh pertama tahun 2024.
Baca Juga
Wall Street Tertekan Data Manufaktur AS, Dow Jones Merosot 100 Poin

