Putin: Rusia dan China Saudara Selamanya
JAKARTA, Investortrust.id - Pada hari terakhir kunjungan dua harinya ke China, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji hubungan antar masyarakat kedua negara, dengan mengatakan bahwa Rusia dan China adalah "saudara selamanya", demikian kantor berita negara TASS melaporkan.
Menimbang hubungan antara Moskow dan Beijing, Presiden Rusia membandingkannya dengan sebuah lagu dari tahun 1940-an.
Berbicara menjelang konser yang didedikasikan untuk peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara dan dimulainya Tahun Lintas Budaya, Putin menyatakan keyakinannya terhadap kelanjutan hubungan baik antara kedua negara.
“Acara ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik. Ada sebuah lagu terkenal pada masa itu, diciptakan 75 tahun yang lalu, namun sering dinyanyikan saat ini, ada baris yang cukup terkenal di dalamnya: 'Rusia dan China adalah saudara selamanya,” kata Putin.
Lebih lanjut ia menyatakan keyakinannya dalam meningkatkan semangat persaudaraan Rusia. "Saya yakin bahwa kita akan terus memperkuat semangat persaudaraan dalam kemitraan harmonis Rusia-China," kata Presiden Putin dikutip ANI, Jumat (17/5/2024).
Baca Juga
Masuki ‘Era Baru’ Hubungan Kedua Negara, Xi Jinping dan Putin Capai 5 Kesepakatan Ini
Pada hari Rabu (15/5/2024), Putin tiba di Harbin, kota kedua yang dikunjunginya di China. Putin membuka Pameran Rusia-China ke-8 dan Forum Rusia-China tentang Kerjasama Antar Kawasan ke-4 di Harbin. Kunjungan tersebut dilakukan setelah hari yang sangat sibuk di Beijing ketika Putin mengadakan beberapa putaran pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping, demikian kantor berita pemerintah Rusia melaporkan. Kedua pemimpin tersebut membahas hubungan Rusia-China dan isu-isu internasional yang mendesak.
Presiden Rusia juga diperkirakan akan mengunjungi ibu kota provinsi Heilongjiang di timur laut China, di mana ia akan menghadiri forum perdagangan dan kerja sama. Wilayah ini, yang secara historis dilanda ketegangan perbatasan antara China dan Rusia, mengalami peningkatan konektivitas dalam beberapa tahun terakhir, sehingga mendorong ikatan ekonomi dan budaya yang lebih erat antara kedua negara bertetangga tersebut, menurut TASS.
