Dow Jones Akhirnya Tembus 40.000 di Tengah Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga
NEW YORK, investortrust.id – Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak di atas 40.000 untuk pertama kalinya karena pasar bullish di tengah spekulasi bahwa tekanan inflasi akan mereda dan suku bunga akan turun.
Baca Juga
Pada perdagangan Kamis waktu AS, Dow Jones dibuka pada 39.912,34. Indeks kemudian bergerak naik dan mencapai titik tertinggi di level 40,051.
Ini merupakan puncak dari pasar bullish yang dimulai pada bulan Oktober 2022. Indeks telah mendekati angka 40,000 pada awal tahun ini, sebelum sedikit penurunan pada bulan April karena kekhawatiran mengenai suku bunga yang tinggi membuat indeks kembali turun. . Reli ini kembali terjadi pada bulan Mei didukung oleh pendapatan yang kuat dan beberapa pembacaan inflasi yang lemah. Namun pada perdagangan sore, pasangan ini berada di sekitar garis datar.
Baca Juga
Top! Dow Jones Melaju 8 Hari Beruntun, Makin Mendekati Level 40.000
S&P 500 dan Nasdaq Composite keduanya diperdagangkan datar pada hari Kamis. Sebelumnya, S&P 500 naik ke rekor baru setelah ditutup di atas level 5.300 untuk pertama kalinya pada hari Rabu, sementara Nasdaq yang padat teknologi juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Dow telah naik lebih dari 6% pada tahun 2024, sedangkan Nasdaq dan S&P 500 masing-masing naik 11%.
“Pencapaian ini merupakan bukti kekuatan pembentukan modal, inovasi, pertumbuhan laba, dan ketahanan ekonomi,” kata John Lynch, kepala investasi di Comerica Wealth Management, seperti dikutip CNBC. “Momentum teknis dan kekuatan fundamental baru-baru ini, termasuk pendapatan dan suku bunga, menunjukkan kenaikan lebih lanjut dalam jangka pendek.”
Walmart memimpin kenaikan di atas 40.000 karena pengecer terbesar di dunia ini melonjak 6% di tengah hasil fiskal kuartal pertama yang kuat. Walmart naik 26% pada tahun ini.
Kenaikan Dow menuju angka 40,000 terjadi karena ekspektasi penurunan suku bunga dan antusiasme seputar kecerdasan buatan meningkatkan sentimen investor. Pemotongan suku bunga Federal Reserve yang pertama diperkirakan akan terjadi pada bulan September, menurut FedWatch Tool dari CME Group. Ekspektasi tersebut meningkat setelah kenaikan harga konsumen bulan April yang lebih kecil dari perkiraan dilaporkan awal pekan ini.
Baca Juga
Wall Street Bergairah: Tiga Indeks Utama Cetak Rekor, S&P 500 Tembus Level 5.300
Selain itu, perusahaan-perusahaan yang terkait dengan teknologi seperti Amazon, Meta Platforms, dan Nvidia semuanya meningkat tajam dari tahun ke tahun.
Amazon, yang baru saja bergabung dengan Dow yang berusia lebih dari satu abad pada kuartal pertama, menguat lebih dari 22% pada tahun ini. Perusahaan Dow yang berkinerja terbaik lainnya tahun ini termasuk American Express dan Goldman Sachs. Kedua saham tersebut naik lebih dari 20% karena investor memperkirakan perekonomian akan terhindar dari resesi dan konsumen akan tetap kuat.

