Warren Buffett Sebut ‘AI Scamming’ Bisa Jadi ‘Industri Pertumbuhan’
NEW YORK, investortrust.id – Investor kawakan Warren Buffett mengatakan bahwa ‘AI Scamming’ bisa menjadi “industri pertumbuhan” besar berikutnya, yang bisa berkembang pesat tanpa kendali. Ia menganalogikan teknologi dengan senjata nuklir dalam potensi perubahan besar.
Baca Juga
Mengapa Artificial Intelligence Ditakutkan Tokoh-Tokoh Dunia
CEO Berkshire Hathaway yang dijuluki “Oracle dari Omaha” mengatakan tidak “tahu apa-apa” tentang AI (artificial intelligence). Ia menceritakan pertemuan baru-baru ini dengan gambar dirinya yang dihasilkan AI di layar yang membuatnya gugup tentang teknologi tersebut.
“Ketika Anda berpikir tentang potensi menipu orang, jika Anda dapat mereproduksi gambar yang saya bahkan tidak tahu, yang mengatakan, 'Saya butuh uang,' sebagai putri Anda, 'Saya baru saja mengalami kecelakaan mobil, saya perlu kabel $50.000.’ "
“Maksud saya, penipuan selalu menjadi bagian dari dunia Amerika, tapi ini akan membuat saya, jika saya tertarik untuk berinvestasi dalam penipuan, akan menjadi industri yang berkembang sepanjang masa,” katanya kepada kerumunan investor di acara pertemuan tahunan Berkshire, seperti dikutip CNBC.
“Saya bilang kita membiarkan jin keluar dari botol ketika kita mengembangkan senjata nuklir dan jin itu telah melakukan beberapa hal buruk akhir-akhir ini, dan kekuatan jin itulah yang, Anda tahu, sangat membuatku takut,” tambahnya. “Dan saya tidak tahu cara apa pun untuk mengembalikan jin ke dalam botol, dan AI juga serupa.”

