Didongkrak Saham Pertambangan, Indeks FTSE 100 Inggris Terkerek 1,95%
LONDON, Investortrust.id – Saham-saham pertambangan di bursa saham menguat pada perdagangan Kamis waktu setempat (14/9/2023).
Baca Juga
Bursa Inggris Menguat Empat Hari Beruntun, Indeks FTSE 100 Melaju 0,41%
Penguatan saham-saham pertambangan itu ikut mengangkat indeks utama bursa Inggris.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London menguat tajam dari penurunan sehari sebelumnya. Indeks acuan FTSE 100 melonjak 1,95 persen atau 147,09 poin menjadi 7.673,08.
Pada Rabu (13/9/2023), indeks FTSE 100 menyusut1,54 poin atau 0,02 persen menjadi 7.525,99 setelah bertambah 0,41 persen atau 30,66 poin menjadi 7.527,53 poin pada Selasa (12/9/2023). Pada, Senin (11/9/2023), indeks FTSE 100 meningkat 0,25 persen atau 18,68 poin, dan ditutup pada level 7.496,87.
Saham Anglo American PLC, sebuah perusahaan pertambangan multinasional yang tercatat di Inggris, melambung 7,74 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.
Diikuti oleh saham perusahaan pertambangan internasional yang berfokus pada pertambangan aluminium, borat, tembaga, emas, bijih besi, timah, perak, timah, uranium dan seng, Rio Tinto PLC, melonjak 4,73 persen; serta perusahaan eksplorasi, pengembangan, produksi, dan pengolahan bijih besi, batubara metalurgi, dan tembaga BHP Group Limited terangkat 4,70 persen.
Sementara itu, saham Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59 persen.
Disusul oleh perusahaan taruhan olahraga dan perjudian internasional Entain PLC, sebelumnya bernama GVC Holdings, yang tergerus 0,90 persen; serta perusahaan manufaktur peralatan medis multinasional Inggris yang berkantor pusat di Watford, Smith & Nephew PLC, melemah 0,84 persen.
Baca Juga

