Film Konser Taylor Swift Hasilkan Rp1,5 T Lebih, Harga Saham Perusahaan Ini Lompat
JAKARTA, Investortrust.id - AMC Entertainment Holdings Inc (AMC), perusahaan jejaring bioskop Amerika yang berbasis di Leawood, Kansas mulai merasakan dampak dari besarnya jumlah penggemar penyanyi pop Taylor Swift.Saham AMC yang terdaftar di Bursa Saham New York (NYSE) melonjak 11,5% dalam perdagangan Jumat siang (6/10/2023) waktu setempat, setelah jaringan bioskopnya mengumumkan bahwa film konser "Taylor Swift: The Eras Tour" telah menghasilkan lebih dari US$100 juta atau setara Rp1,5 triliun dalam penjualan tiketnya.
Dalam pernyataan tertulisnya AMC mengatakan bahwa demand penonton terhadap film ini "sangat luar biasa sejak pertama kali diumumkan." AMC mencatat bahwa demand penonton di Amerika Serikat khususnya, tinggi di antara penonton yang memilih menonton film ini dalam format layar besar seperti IMAX.
Baca Juga
Tak Dapat Tiket Konser Coldplay di Singapura? Bisa Berburu Selasa 3 Oktober
Taylor Swift sejak awal memang telah berhasil menciptakan antusiasme pada film ini ketika pada 31 Agustus lalu ia mengumumkannya kepada hampir 275 juta pengikutnya di Instagram, bahwa filmnya akan ditayangkan pada 13 Oktober.
Film konsernya yang bertajuk "Taylor Swift: The Eras Tour," telah menjadi film konser paling menguntungkan sepanjang sejarah. Tidak ada keraguan tentang kesuksesan film yang berdurasi tiga jam ini, karena tur konsernya sendiri diperkirakan akan melampaui penjualan tiketnya yang sebesar US$2 miliar di hanya Amerika Utara saja.
"Taylor Swift: The Eras Tour" juga memecahkan rekor AMC untuk penjualan tiket pra-penayangan hari pertama sebesar US$26 juta, atau setara dengan Rp406,8 miliar.
Baca Juga
Unik! Momen Konser Gratis Ed Sheeran di Ruang Ganti Ipswich Town
Distribusi Teater AMC, bersama mitra distribusinya seperti Variance Films, Trafalgar Releasing, Cinepolis, dan Cineplex, telah mencapai kesepakatan dengan operator untuk menayangkan film ini di lebih dari 8.500 bioskop di 100 negara. Dari bioskop-bioskop tersebut, 4.000 akan berada di Amerika Serikat.
AMC tidak sendirian menikmati manfaat dari basis penggemar besar Taylor Swift. Saham Cinemark Holdings (CNK), perusahaan jaringan bioskop dengan sekitar 500 lokasi, naik lebih dari 5% pada hari Jumat. Perusahaan ini mengatakan dalam siaran pers bahwa penjualan tiket untuk film Eras Tour ini "mencetak rekor pra-penjualan domestik."
Bagi AMC, kebangkitan ini datang setelah penurunan tajam selama dua tahun. Saham AMC mencapai rekor tertinggi sebesar US$339 pada bulan Juni 2021 dan turun menjadi US$7,05 pada tanggal 11 September. Pada hari Jumat, saham AMC ditutup pada harga US$9,26 per lembarnya.
Manfaat bagi jaringan bioskop mungkin akan berlanjut pada bulan Desember, saat "Renaissance: A Film by Beyonce" dijadwalkan akan dirilis.

