Israel: Iran Luncurkan Lebih dari 300 Drone dan Rudal, 99% Berhasil Dicegat
JAKARTA, investortrust.id — Ledakan dan sirene serangan udara terdengar di seluruh Israel pada Minggu pagi (14/4/2024) setelah Iran meluncurkan ratusan drone, rudal balistik, dan rudal jelajah dalam misi balas dendam atas serangan terhadap gedung konsulatnya di Damaskus awal April ini. Juru bicara militer Israel mengatakan serangan dengan menggunakan lebih dari 300 rudal dan drone, namun 99% di antaranya berhasil dicegat.
Laksamana Muda Daniel Hagari kepada AP mengatakan hasil intersepsi rudal Iran tersebut sebagai “keberhasilan strategis yang sangat signifikan.” Iran, kata Hagari menembakkan sebanyak 170 drone, lebih dari 30 rudal jelajah, dan lebih dari 120 rudal balistik. Dari jumlah tersebut, beberapa rudal balistik mencapai wilayah Israel, menyebabkan kerusakan kecil pada pangkalan udara.
Di Washington, Presiden Joe Biden mengatakan pasukan AS telah membantu Israel menjatuhkan “hampir semua” drone dan rudal. Ia juga berjanji untuk mengumpulkan sekutu untuk mengembangkan respons terpadu.
Serangan Iran tersebut, terjadi kurang dari dua pekan setelah dugaan serangan Israel di Suriah yang menewaskan dua jenderal Iran di gedung konsulat Iran. Serangan ini menandai pertama kalinya Iran melancarkan serangan militer langsung terhadap Israel, meskipun permusuhan telah terjadi selama beberapa dekade sejak Revolusi Islam Iran merebak pada tahun 1979.
Kecaman dari Sekjen PBB dan pihak-pihak lain segera muncul, dengan Prancis mengatakan Iran “telah mengambil risiko potensi eskalasi militer.” Sementara Inggris menyebut serangan tersebut sebagai “sembrono”, dan Jerman mengatakan Iran dan proksinya “harus segera menghentikannya.”
Baca Juga
Kedubes Iran Konfirmasi Serangan ke Israel Adalah Bentuk Balasan dan Membela Diri
Hagari mengatakan sebagian besar pencegatan dilakukan di luar perbatasan Israel, termasuk 10 rudal jelajah yang dicegat oleh pesawat tempur.
“Serangan besar-besaran yang dilakukan Iran merupakan eskalasi besar,” katanya. Ketika ditanya apakah Israel akan merespons, Hagari hanya mengatakan bahwa tentara “melakukan dan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi keamanan negara Israel.” Dia mengatakan insiden itu belum berakhir, dan puluhan pesawat tempur Israel masih berada di angkasa.
Militer Israel mengatakan sistem Arrow miliknya, yang menembakkan rudal balistik di luar atmosfer, melakukan sebagian besar intersepsi atau pencegatan, dan upaya ini juga melibatkan sejumlah “mitra strategis” Israel.
Baca Juga
Situasi Memanas, WNI Diimbau Tunda Perjalanan ke Iran dan Israel
“Atas arahan saya, untuk mendukung pertahanan Israel, militer AS memindahkan pesawat dan kapal perusak pertahanan rudal balistik ke wilayah (konflik) selama sepekan terakhir,” kata Biden dalam sebuah pernyataan. “Berkat pengerahan ini dan keterampilan luar biasa dari anggota militer kami, kami membantu Israel menghancurkan hampir semua drone dan rudal yang masuk.”

