Kabut Asap Mulai Rambah Penang
JAKARTA, Investortrust.id - Ketika Ibu Kota DKI Jakarta dipenuhi kabut akibat polusi udara yang dinilai telah masuk dalam level yang membahayakan, dan masuk dalam urutan pertama dengan tingkat polusi tertinggi di dunia.
Keluhan kualitas udara yang buruk juga dikeluhkan di sejumlah kota besar di negeri Jiran. Hanya saja bukan semata polusi dari pabrik dan kendaraan, namun kabut asap yang kembali muncul di Malaysia, yang mengakibatkan indeks kualitas udara di level yang tidak sehat di beberapa daerah di Penang.
Menurut data pemantau kualitas udara IQ Air, yang berasal dari hasil stasiun pemantau Tanjung Bungah di kondominium Alila2 dan Sekolah Internasional Dalat masing-masing mencatat indeks 149 dan 107. Ini dikategorikan sebagai "tidak sehat" bagi kelompok sensitif .
Di daratan utama, stasiun IQ Air di Lorong Terinai, Bukit Tengah mencatat indeks kualitas udara sebesar 141, sementara Seberang Jaya mencatat 129.
Keempat stasiun tersebut mencatat penurunan kualitas udara yang cepat sejak Senin pagi (4/9/2023) seperti dilansit Straitstimes.com, menyusul adanya laporan pembakaran hutan di Indonesia.
Pada bulan Juni lalu Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitanmengatakan, bahwa kabut lintas batas yang berasal dari Indonesia tidak akan menjadi masalah lagi, karena Indonesia telah siap menghadapinya.
Luhut mengatakan bahwa pihak berwenang mencari cara untuk menggunakan teknologi modifikasi iklim untuk menghasilkan hujan buatan dan memperkuat cadangan air, yang dapat membantu mencegah kebakaran gambut.

