Hong Kong Memimpin Kenaikan di Pasar Saham Asia Pasifik
JAKARTA, Investortrust.id – Bursa Hong Kong memimpin kenaikan di pasar Asia-Pasifik pada hari Selasa (12/12/2023).
Baca Juga
Kenaikan ini terjadi menjelang pertemuan terakhir Federal Reserve AS tahun 2023.
Pertemuan dua hari The Fed dimulai pada hari Selasa, dan bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga Federal Funds stabil di kisaran 5,25%-5,5%.
Harga produsen di Jepang meningkat lebih cepat dari perkiraan, mencatat kenaikan 0,3% tahun-ke-tahun dibandingkan kenaikan 0,1% yang diperkirakan oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Yen Jepang menunjukkan kekuatan terhadap dolar, diperdagangkan sekitar 0,1% lebih tinggi pada 146,04 karena investor akan dengan cermat mengamati dampak keputusan The Fed terhadap pasangan dolar/yen.
Pelaku pasar juga akan menilai angka inflasi AS pada bulan November, yang diperkirakan sebesar 3,1%, menurut jajak pendapat Reuters. Angka ini sedikit lebih rendah dari 3,2% yang terlihat pada bulan Oktober.
Indeks Hang Seng Hong Kong rebound dari level terendah dalam satu tahun menjadi naik 1,2%, dan indeks CSI 300 Tiongkok daratan naik tipis.
Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,5%, ditutup pada 7,235.3 dan mencapai level tertinggi sejak 15 September.
Nikkei 225 Jepang ditutup 0,16% lebih tinggi pada 32,843.7, setelah naik 1,6% di sesi sebelumnya. Namun Indeks Topix yang lebih luas kehilangan 0,23% dan berakhir pada 2,353.16.
Kospi Korea Selatan naik 0,39% menjadi 2,535.27, sedangkan Kosdaq yang lebih kecil naik 0,51% menjadi berakhir pada 839,53. Kedua indeks tersebut mencatatkan kenaikan selama tiga hari berturut-turut.
Di AS, ketiga indeks utama menguat, dengan Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan hari ketiga berturut-turut.
Dow naik 0,43% menjadi ditutup pada level tertinggi sejak Januari 2022, sementara S&P500 naik 0,39% dan Nasdaq Composite bertambah 0,20%.
Baca Juga
Pasar Asia Bervariasi, Indeks Nikkei Anjlok Setelah PDB Jepang Direvisi Turun

