Korban Tewas Serangan di Rusia Capai 115 Orang, Otoritas Tangkap 11 Terduga Pelaku
JAKARTA, investortrust.id - Pihak aparat Rusia pada Sabtu (23/3/2024) telah menangkap 11 orang, termasuk empat penembak yang diduga kuat sebagai pelaku serangan terhadap sebuah gedung konser Crocus City Hall di Moskow. Serangan terhadap Crocus City Hall yang diklaim oleh ISIS sejauh ini dilaporkan telah menewaskan sebanyak 115 orang.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, belum memberikan komentar secara publik mengenai serangan tersebut. Moskow juga belum menanggapi klaim tanggung jawab dari ISIS, di tengah tudingan dari sejumlah anggota parlemen yang menduga serangan terkait dengan Ukraina.
Pada kejadian serangan pada Jumat malam (22/3/3034) waktu setempat, para penembak berpakaian loreng melepaskan tembakan di Crocus City Hall yang penuh sesak oleh para penonton konser. Gedung pertunjukan yang terletak di pinggiran utara Moskow, Krasnogorsk ini awalnya akan menghadirkan kelompok musik era Soviet, Picnic.
Serangan tersebut diklaim sebagai serangan paling mematikan di Rusia setidaknya dalam sepuluh tahun terakhir.
Baca Juga
60 Tewas, 145 Cidera dalam Serangan di Gedung Konser Moskow, ISIS Klaim Bertanggung Jawab
Layanan keamanan FSB Rusia seperti dilansir Reuters melaporkan, beberapa pelaku melarikan diri menuju perbatasan Rusia-Ukraina, dan disebutkan pula bahwa para pelaku tersebut memiliki "kontak-kontak khusus" di negara tersebut. Namun demikian tidak ada rincian lebih lanjut soal laporan tadi. Beberapa anggota parlemen Rusia juga menyebutkan Kiev berada di balik peristiwa tersebut tanpa menyediakan bukti.
"Pihak yang paling berkepentingan kemungkinan besar adalah Ukraina dan para pelindungnya ... kita tidak dapat mengabaikannya," kata anggota parlemen Rusia senior, Andrey Kartapolov.
Ukraina, yang telah menghadapi serangan militer Rusia selama dua tahun terakhir, "tidak ada kaitannya" dengan serangan itu, kata juru bicara kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak lewat Telegram.
FSB telah melaporkan ke Presiden Vladimir Putin tentang penangkapan tersebut, sementara otoritas memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan terus meningkat, dengan lebih dari 100 orang masih dirawat di rumah sakit dan pencarian di tempat kejadian kebakaran masih berlangsung.
"Direktur FSB Alexander Bortnikov melaporkan kepada presiden tentang penahanan 11 orang, termasuk empat teroris yang terlibat dalam serangan teroris di Crocus City Hall," demikian pernyataan FSB.
Putin sendiri belum membuat komentar publik atau terlihat di publik selama lebih dari 12 jam sejak serangan terjadi.

