Bursa Eropa Naik Tajam, Sentuh Level Tertinggi Sejak Perang Iran
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Pasar saham Eropa menguat tajam pada perdagangan Senin (25/5/2026) dan mencapai level tertinggi sejak awal Maret. Hal ini dipicu optimisme terhadap negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga
Trump Klaim Kesepakatan AS-Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka?
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Soxx 600 naik lebih dari 0,8% pada perdagangan siang di London. Kenaikan itu membawa indeks ke posisi tertinggi sejak konflik besar antara AS-Israel dan Iran pecah lebih dari dua bulan lalu.
Penguatan dipimpin oleh indeks utama kawasan, dengan CAC 40 Prancis melonjak 1,8% dan DAX Jerman menguat 1,6%. Aktivitas perdagangan di Eropa relatif lebih sepi karena pasar Inggris tutup memperingati hari libur nasional.
Sentimen positif juga menjalar dari Asia setelah indeks Nikkei 225 Jepang menembus level psikologis 65.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Reli tersebut dipicu harapan bahwa Selat Hormuz—jalur vital distribusi minyak dunia—akan segera dibuka.
Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran berlangsung “tertib dan konstruktif.” Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyebut pemerintahannya tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan karena “waktu berada di pihak AS.”
Baca Juga
Harga Minyak Anjlok Dipicu Harapan Damai AS-Iran, Brent Turun di Bawah US$ 100
Komentar tersebut langsung memicu penurunan harga minyak global lebih dari 5%, sehingga mengurangi kekhawatiran investor terhadap lonjakan inflasi dan gangguan pasokan energi dunia.
Pasar Eropa kini berada di jalur penguatan lima hari berturut-turut, melanjutkan reli yang dimulai akhir pekan lalu ketika muncul sinyal baru mengenai kemungkinan kesepakatan damai di Timur Tengah.
Di pasar obligasi, yield obligasi pemerintah zona euro ikut turun karena investor mulai mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga lanjutan oleh bank sentral.
Yield obligasi pemerintah Jerman tenor dua tahun—yang sensitif terhadap ekspektasi suku bunga—turun lebih dari 9 basis poin menjadi 2,546%, level terendah sejak 8 Mei.
Pelaku pasar menilai meredanya ketegangan geopolitik dapat membantu menekan inflasi energi yang selama beberapa bulan terakhir menjadi ancaman utama bagi ekonomi Eropa.
Dari sisi korporasi, saham perusahaan pengantaran makanan Jerman, Delivery Hero, melonjak lebih dari 10% setelah laporan Financial Times menyebut rival asal AS, Uber, tengah mempertimbangkan peningkatan tawaran akuisisi.
Delivery Hero mengonfirmasi telah menerima proposal pengambilalihan senilai 33 euro per saham, yang menempatkan valuasi perusahaan di atas 10 miliar euro.
Perusahaan menyatakan masih fokus menjalankan proses evaluasi strategis dan akan memberikan pembaruan lebih lanjut bila diperlukan.

