Dompet Dhuafa Target Sebar 43.000 Hewan Kurban hingga ke Palestina
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dompet Dhuafa menargetkan penyaluran 43.000 hewan kurban setara domba-kambing pada Iduladha 1447 Hijriah. Menariknya, penyaluran difokuskan ke pelosok Indonesia hingga negara konflik seperti Palestina.
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini mengatakan, program kurban tahun ini juga menghadirkan sejumlah inovasi. Di antaranya kurban unta, sapi berbobot jumbo, hingga pengalengan daging kurban untuk Palestina.
Menurut Ahmad, pengalengan dilakukan agar distribusi daging kurban di Palestina dapat bertahan lebih lama. Langkah itu juga menjadi bagian dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza di tengah pembatasan bantuan.
“Ini bagian dari dukungan Dompet Dhuafa untuk Palestina. Karena batasan bantuan itu semakin ketat, maka kami ikut dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF),” ujar Ahmad dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Dompet Dhuafa juga menyiapkan fasilitas pengalengan daging kurban di Mesir sebagai jalur distribusi bantuan menuju Gaza. Skema ini dipilih untuk memastikan bantuan pangan tetap dapat menjangkau masyarakat Palestina.
Lebih lanjut, Ketua Kurban 1447 H Dompet Dhuafa, Ali Bastoni mengatakan, penyaluran kurban dalam negeri diprioritaskan ke wilayah terdampak bencana seperti Aceh dan Sumatra. Ia menyebut penjualan kurban untuk Aceh dan Sumatra Utara bahkan telah habis terjual.
Baca Juga
Cerita Relawan Dompet Dhuafa Saat Ditahan Tentara Israel: Ditendang hingga Disetrum
“Kami punya dua kriteria besar di Kurban kali ini. Yaitu pendistribusian kurban di pelosok negeri dan penyaluran ke negara-negara yang tengah berkonflik,” ujarnya.
Program Kurban Express
Selain distribusi kurban, Dompet Dhuafa juga menghadirkan pilihan sapi kurban berbobot lebih dari satu ton melalui program Kurban Express. Pembayaran kurban dapat dilakukan melalui transfer bank, e-commerce, hingga aplikasi Dompet Dhuafa.
Komedian senior Indro Warkop mengaku telah beberapa kali mempercayakan kurbannya kepada Dompet Dhuafa. Ia menilai lembaga tersebut memiliki distribusi yang jelas hingga mampu menjangkau daerah pelosok dan luar negeri.
"Ketika saya menunaikannya (kurban) melalui Dompet Dhuafa saya merasa puas, karena mereka melakukan itu dengan pertanggung jawaban berdasar agama dan sampai kepada yang membutuhkan,” jelas Indro.
Ia pun menilai, pendistribusian daging kurban juga tidak hanya dirasakan kepada umat muslim, namun juga umat agama lain yang membutuhkan. Inilah yang membuat Indro merasa yakin akan pesan universal dari ibadah kurban.
"Jadi saya yakin lembaga ini akan memiliki pertanggung jawaban kepada Allah SWT. Ketika itu Dompet Dhuafa lakukan, maka sudah tahu apa yang dipertanggungjawabkan," pungkasnya.

