Mundur dari Apple, Tim Cook Bakal Makin Dekat ke 'Circle' Donald Trump?
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Apple resmi mengumumkan pergantian CEO Tim Cook kepada John Ternus. Nantinya Cook akan mundur dan beralih menjadi executive chairman mulai 1 September 2026.
Dalam peran barunya, Cook disebut akan tetap aktif, terutama dalam menjalin komunikasi dengan pembuat kebijakan global. Perusahaan menegaskan posisi ini mencakup keterlibatan langsung dalam isu regulasi dan kebijakan strategis yang memengaruhi bisnis Apple.
Selama memimpin Apple, Cook memang dikenal memiliki hubungan kerja yang cukup intens dengan pemerintah Amerika Serikat, termasuk Presiden Donald Trump. Ia beberapa kali terlibat langsung dalam pembahasan investasi, manufaktur, hingga kebijakan perdagangan.
Salah satu momen penting terjadi pada 2025 ketika Apple mengumumkan tambahan investasi besar di AS. “Ini salah satu komitmen terbesar dalam sejarah investasi negara kita,” ujar Trump saat itu.
Baca Juga
Di sisi lain, hubungan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Trump sempat mengkritik rencana Apple memperluas produksi di India, sementara itu Apple tetap mempertahankan sebagian besar rantai pasok globalnya di luar Negeri Paman Sam.
Meski kerap terlihat dekat dengan lingkar kekuasaan, Cook tetap menegaskan posisinya bukan pada ranah politik. “Saya berinteraksi soal kebijakan, bukan politik,” ujarnya dalam pernyataan sebelumnya.
Peran Cook ke depan sebagai executive chairman dinilai akan semakin strategis, terutama di tengah meningkatnya tekanan regulasi terhadap perusahaan teknologi global dan dinamika geopolitik yang terus berubah.
Sementara itu, posisi CEO Apple akan diisi oleh John Ternus, yang selama ini dikenal sebagai sosok di balik pengembangan berbagai produk hardware Apple. Transisi ini sekaligus menandai pergeseran peran di tubuh Apple, khususnya dalam menjembatani kepentingan bisnis perusahaan dengan kebijakan pemerintah.

