Trump Ancam Pecat Powell Jika Tidak Mundur
Poin Penting
|
WASHINGTON DC, investortrust.id - Presiden Donald Trump kembali mengancam akan memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell jika tidak mengundurkan diri setelah masa jabatannya berakhir.
Baca Juga
Trump Tunjuk Kevin Warsh Gantikan Powell, Ini Reaksi ‘Greenback’
Dalam wawancara dengan Fox Business, Trump menyatakan bahwa ia siap mengambil langkah tersebut apabila Powell tetap bertahan sebagai gubernur bank sentral setelah penggantinya dikonfirmasi.
“Kalau dia tidak pergi tepat waktu, saya harus memecatnya,” ujar Trump.
Masa jabatan Powell sebagai ketua Fed akan berakhir pada 15 Mei. Trump telah menunjuk Kevin Warsh sebagai calon penggantinya.
Meski demikian, Powell masih memiliki sisa masa jabatan dua tahun sebagai gubernur—situasi yang berpotensi memperpanjang ketegangan antara Gedung Putih dan bank sentral.
Ketidakpastian ini semakin rumit dengan adanya penyelidikan terkait renovasi kantor pusat Federal Reserve. Jaksa AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, sempat mencoba mengeluarkan subpoena terhadap Powell, namun ditolak oleh hakim dan kini berencana mengajukan banding.
Di sisi lain, Senator Thom Tillis menyatakan akan menahan proses nominasi Warsh di Senat hingga penyelidikan tersebut selesai.
Powell sendiri menyatakan akan tetap menjabat hingga investigasi rampung dan penggantinya resmi ditetapkan, seperti dilansir CNBC, Kamis (16/4/2026),
Trump juga menegaskan bahwa penyelidikan harus terus berjalan, menyebut proyek renovasi tersebut berpotensi menunjukkan ketidakmampuan, bahkan kemungkinan korupsi.
Baca Juga
Risalah FOMC: The Fed Masih Buka Peluang Pangkas Suku Bunga Tahun Ini
Selain itu, Trump kembali menekan agar suku bunga diturunkan, dan menyatakan keyakinannya bahwa Warsh akan mengambil kebijakan moneter yang lebih longgar.

