Si ‘Anak Ingusan’ Maju ke Gelanggang Pilpres 2024
JAKARTA, investortrust.id - Siapa tak kenal Gibran Rakabuming Raka. Wali Kota Solo berusia 36 tahun ini menyentak panggung politik nasional setelah dirinya dideklarasikan sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Awalnya tak banyak yang menyangka Gibran bisa maju dalam perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sebelum Mahkamah Konstitusi (MK) memberi "green card’’ kepada anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu. Majunya Gibran dalam Pilpres 2024 sebagai calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) diwarnai kontroversi keabsahan putusan MK yang diketuai Anwar Usman, pamannya Gibran. Anwar Usman menikah dengan adiknya Jokowi.
Seperti diketahui bahwa Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 telah mengubah frasa dalam Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Setelah putusan itu, selengkapnya berbunyi: "berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum, termasuk pemilihan kepala daerah".
Mengenai hasil putusan MK yang dinilai cacat hukum sehingga memberikan keuntungan baginya tetap melenggang untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2024, Gibran menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat. "Silakan warga yang menilai," ucapnya.
Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pun akhirnya menyatakan Anwar Usman terbukti melanggar kode etik berat terkait putusan MK mengenai uji materi batas usia capres dan cawapres.Selain itu, MKMK juga melarang Anwar Usman terlibat dalam memeriksa dan memutuskan perkara sengketa hasil Pemilu 2024 yang berpotensi terjadinya benturan kepentingan.
Lepas dari kontroversi putusan MK, yang jelas Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 13 November 2024 telah menetapkan tiga pasangan capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Satu hari kemudian, dalam pengundian nomor urut di KPU RI, pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran mendapat nomor urut 2. Dua pasangan lainnya yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat nomor urut 1, dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
Sejak beberapa hari terakhir, Gibran,yang menjalani bisnis kuliner sebelum terjun ke politik, sudah berkeliling ke beberapa daerah untuk memperkenalkan pasangan Prabowo-Gibran kepada calon pemilih. Gibran, yang boleh dibilang masih ingusan dalam dunia politik, kini sudah berani tampil di luar publik Kota Solo yang dipimpinnya.
Pria kelahiran 1 Oktober 1987 ini, secara mengejutkan, memulai karier politiknya pada 2020 dengan mendaftar sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di kantor dewan pimpinan cabang (DPC) Solo. Keanggotaan itu sebagai syarat agar ia bisa diusung PDIP dalam Pilkada Kota Solo pada 2020.
Gibran mendaftarkan diri sebagai bakal calon walikota Solo dari PDI-P untuk Pemilihan Wali Kota Solo periode 2021-2026. Gibran yang berpasangan dengan Teguh Prakosa, seorang kader senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Surakarta, sebagai wakilnya.
Selain PDIP, Gibran dan Teguh Prakosa menerima dukungan dari beberapa partai lain, termasuk Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Gibran memenangkan pemilihan dengan perolehan suara sebesar 86,53%, atau setara dengan 225.451 suara, mengalahkan pasangan Bagyo Wahyono dan FX Suparjo. Ia resmi dilantik sebagai Wali Kota Solo pada 26 Februari 2021. Saat dilantik, Gibran berusia 33 tahun. Ia pun menjadi wali kota termuda dalam sejarah Kota Surakarta.
Belum genap tiga tahun menjabat wali kota Solo, Gibran melangkah lebih jauh lagi di panggung politik. Pada 22 Oktober 2023, ia dideklarasikan sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres) yang akan mendampingi bakal calon presiden (Bacapres) Prabowo Subianto. Pengumuman tersebut dilakukan setelah hasil rapat ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Prabowo mengumumkan hal itu dengan didampingi oleh para ketum parpol yang terlibat dalam KIM, yakni Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketum Partai Gelora Anis Matta, Ketum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana, dan Ketum Partai Prima Agus Jabo Priyono.
Gibran dan Prabowo resmi mendaftar ke KPU sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada 25 Oktober 2023. Sebelum mendaftar ke KPU, di hari yang sama, Prabowo-Gibran menghadiri deklarasi di Indonesia Arena, GBK, Jakarta. Pada kesempatan itu Prabowo dan Gibran resmi menerima dokumen dukungan dari Koalisi Indonesia Maju.
Gibran memberikan sambutan setelah pidato singkat Prabowo Subianto.Sebelum memberikan sambutan, Gibran menenangkan massa pendukung yang riuh terus memberikan tepuk tangan. Setelahnya, Gibran menyapa Prabowo Subianto. Dalam sambutannya, Gibran meminta Prabowo Subianto tenang. Gibran menegaskan dirinya sudah di sini.
"Yang saya hormati, Ketua Umum Gerindra, calon presiden Pak Prabowo. Tenang saja Pak Prabowo, tenang saja, Pak, saya sudah ada di sini," kata Gibran.
Ada beberapa makna di balik pernyataan Gibran itu. Pertama, Gibran hendak memberikan garansi ke Prabowo bahwa dirinya akan benar-benar maju di 2024. Sebab, sebelumnya muncul spekulasi Gibran tak bakal maju karena tak hadir saat pengumuman sebagai cawapresnya Prabowo.
Kedua, pernyataan Gibran sebagai bentuk tanda kepercayaan diri. Gibran yang selama ini dianggap 'anak ingusan' masih hijau dalam dunia politik ingin meyakinkan Prabowo bisa menang di 2024. Meski demikian, juga bisa dipahami jika ada yang beranggapan bahwa majunya Gibran tak lepas dari campur tangan Jokowi. Karenanya, tak salah pula ada anggapan bahwa tampilnya Gibran mendampingi Prabowo sama saja sebagai replika politik Jokowi.
Apapun anggapan yang muncul, Gibran harus diuji. Gibran harus membuktikan bahwa pernyataannya “tenang Pak Prabowo” dapat meyakinkan para pemilih bahwa duet ini layak menang di Pilpres 2024. Kita lihat saja nanti.
Biodata Singkat Gibran Rakabuming Raka
· Nama lengkap: Gibran Rakabuming Raka
· Nama panggilan: Gibran/Mas Gibran
· Tempat, tanggal lahir: Surakarta, 1 Oktober 1987
· Nama ayah: Joko Widodo (Presiden RI saat ini)
· Nama ibu: Iriana
· Nama istri: Selvi Ananda
· Anak ke: 1 dari 3 bersaudara
· Saudara kandung: Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep
· Nama anak:Jan Ethes Srinarendra (laki-laki), La Lembah Manah (perempuan)
· Pendidikan:
- Sekolah Menengah Atas (SMA) di Orchid Park Secondary School, Singapura
- Management Development Institute of Singapore (2007)
- Insearch di University of Technology Sydney Insearch, Sydney, Australia (2010)
- Jabatan: Wali Kota Surakarta (Solo)

