OJK Optimistis Prospek Pembiayaan Multifinance Syariah Masih Cerah di 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai prospek pembiayaan multifinance syariah masih terbuka luas pada 2026, seiring dengan sejumlah kondisi yang mendukung hal tersebut.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengungkapkan, piutang pembiayaan multifinance syariah hingga Januari 2026 melanjutkan tren positif pada tahun lalu.
“Piutang pembiayaan multifinance syariah pada Januari 2026 tumbuh 10,96% secara year on year (yoy) menjadi Rp 31,05 triliun,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, belum lama ini.
Baca Juga
Prospek pembiayaan syariah, lanjut Agusman, dinilai masih terbuka luas. Hal ini seiring dukungan antara lain oleh kerangka regulasi yang memungkinkan pengembangan produk melalui berbagai skema akad syariah.
Di lain sisi, pembiayaan syariah yang disalurkan multifinance pada Januari tercatat Rp 30,87 triliun atau meningkat 10,59% (yoy).
Baca Juga
Didorong Sejumlah Hal Ini, OJK Optimistis Piutang Pembiayaan 'Multifinance' Tumbuh 8% pada 2026
Dari sisi komposisi, pembiayaan terbesar masih berasal dari skema pembiayaan jual beli yang mencapai 62,48% dari total pembiayaan syariah. Skema ini didominasi oleh akad murabahah dengan nilai mencapai Rp 19,29 triliun.

