Purbaya Bakal Gelontorkan Rp 15 Miliar untuk Reaktivasi 11 Juta PBI BPJS Kesehatan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk mereaktivasi 11 juta peserta penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Belasan juta peserta PBI BPJS Kesehatan itu sempat nonaktif.
“Nanti BPJS (Kesehatan) tinggal minta ke saya,” kata Purbaya, di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Purbaya mengatakan masih terdapat anggaran yang dibintangi atau masih ditahan untuk dikeluarkan. BPJS Kesehatan tinggal mengajukan proposal pengajuan.
Anggaran yang akan ditahan tersebut merupakan anggaran yang tersedia di Kementerian Kesehatan.
“Dia tinggal perbaiki atau tinggal datang ke saya. Mungkin minggu ini juga cair. Jadi nggak ada masalah. Nggak terlalu besar kan,” kata dia.
Baca Juga
Lapor ke Dasco, Purbaya Bongkar Biang Kerok Gaduh PBI BPJS Kesehatan
Selain mereaktivasi peserta BPJS Kesehatan, Purbaya menyebut bahwa pemerintah telah menyuntikkan dana sebesar Rp 20 triliun ke asuransi warga negara itu. Meski begitu, pencairan dana tersebut menunggu program dan proposal resmi BPJS Kesehatan.
Eks Bos Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menyebut dana sebesar Rp 20 triliun itu untuk beberapa alokasi. Dana sebesar Rp 10 triliun akan dialokasikan untuk memperkuat permodalan.
“Rp 10 triliun [sisanya] buat apa belum tahu. Rp 10 triliun lagi entah dipakai buat memperkuat permodalan atau mau menambah PBI, masih belum clear, kalau clear baru kita keluarkan,” kata dia.
Selain suntikan dana, Purbaya belum dapat memastikan mengenai kenaikan nilai iuran yang harus dibayarkan peserta BPJS Kesehatan ke depan.
“Nanti tanya BPJS Kesehatan,” jelas dia.

