Lewat Kampanye GenHajj, Bank Mega Syariah Genjot Pertumbuhan Tabungan Haji di Kalangan Anak Muda
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan tabungan haji di kalangan anak muda, Bank Mega Syariah menggalakkan kampanye 'GenHajj (Generasi Haji): Haji Mudah untuk Semua Generasi'.
Marketing, Loyalty, & Financial Inclusion Division Head Bank Mega Syariah Roostian Primananda mengungkapkan, kampanye ini bertujuan memberikan kemudahan berhaji bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, gen Z yang sangat akrab dengan teknologi akan memerlukan layanan yang serba digital, cepat, dan mudah diakses. Sementara gen Y atau milenial, lebih mempertimbangkan masa depan dalam keputusan finansialnya.
“Kami terus berinovasi agar hadir sesuai aspirasi masing-masing generasi melalui solusi tabungan haji praktis langsung dari smartphone,” ujar Roostian, dalam keterangan pers, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga
Bank Mega Syariah dan BNI Salurkan Pembiayaan Sindikasi Rp 870 Miliar ke PT Pandega Citra Niaga
Ia mengatakan, antusiasme masyarakat dalam beribadah haji terus meningkat setiap tahunnya. Data teranyar Kementerian Agama (Kemenag) menunjukkan, sekitar 5 juta calon jamaah haji menunggu antrean keberangkatan dengan rata-rata waktu tunggu mulai dari 20 tahun hingga 47 tahun, tergantung wilayah dan domisili.
Terdapat perubahan gaya hidup di kalangan generasi muda yang kini semakin sadar pentingnya merencanakan ibadah haji sejak dini. Hal tersebut, kata Roostian, juga tercermin di Bank Mega Syariah, di mana nasabah tabungan haji berusia di bawah 42 tahun mengalami peningkatan signifikan.
“Berdasarkan data profil nasabah tabungan haji bank Mega Syariah, pada 2025 kelompok gen Z (17-25 tahun) mencatatkan pertumbuhan jumlah jamaah sebesar 29,4% secara year on year (yoy) atau lebih dari 1.200 jamaah,” katanya.
“Sementara itu, kelompok milenial (26-41 tahun) tumbuh pesat sebesar 41% menjadi lebih dari 6.400 jamaah. Secara keseluruhan, kontribusi nasabah muda (anak-anak, gen Z, dan milenial) semakin mendominasi porsi kepemilikan tabungan haji,” sambung Roostian.
Baca Juga
Bank Mega Syariah Catat Kenaikan Tabungan Haji 9% Jadi Rp 324,2 Miliar di Oktober 2025
Untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, lanjut dia, Bank Mega Syariah aktif melakukan berbagai inisiatif promosi yang menyasar berbagai kalangan. Antara lain melalui berbagai pameran hingga optimalisasi media sosial, untuk mengajak masyarakat dari lintas generasi mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci.
Roostian menjelaskan, kenaikan minat pendaftaran haji di kalangan anak muda turut mendorong kinerja positif Bank Mega Syariah secara keseluruhan hingga akhir 2025. Buktinya, volume tabungan tumbuh 8,5% (yoy), dari Rp 299 miliar pada Desember 2024 menjadi Rp 323 miliar di periode yang sama tahun lalu.
“Peningkatan ini juga dibarengi dengan perluasan basis nasabah, di mana jumlah rekening tumbuh 4,8% menjadi lebih dari 360.000 rekening pada penghujung tahun 2025,” ucapnya.
Ke depan, kata Roostian, Bank Mega Syariah terus melakukan pendekatan berbasis komunitas (keagamaan, sosial, profesional), serta masuk ke segmen korporasi untuk menawarkan produk tabungan haji bagi karyawan di sektor pendidikan, kesehatan, dan sektor strategis lainnya.

