Tingkatkan Literasi Generasi Muda, OJK Gelar Edukasi Keuangan di SMA Taruna Nusantara Magelang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman generasi muda dalam mengelola keuangan, serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan yang bertanggung jawab sejak dini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar edukasi dan literasi keuangan bagi siswa SMA Taruna Nusantara, Magelang.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan, literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, mandiri, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bertanggung jawab.
“Literasi keuangan adalah bekal penting kepemimpinan untuk membentuk generasi yang cerdas secara finansial dan mampu menyiapkan masa depan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga
OJK Perkuat Fungsi Pengawasan dan Transformasi Organisasi dengan Pelantikan 13 Pejabat Baru
Kemajuan teknologi digital yang memberikan kemudahan, lanjut Friderica, harus disikapi dengan kewaspadaan. Karena di balik peluang tersebut juga terdapat berbagai risiko keuangan, mulai dari penipuan (scam) hingga aktivitas keuangan ilegal.
Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap individu. Kecerdasan dan karir yang baik, tak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung pengelolaan keuangan sehat, sehingga literasi keuangan perlu ditanamkan sejak usia dini.
Friderica mengajak para siswa SMA Taruna Nusantara untuk berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi keuangan di masyarakat.
Baca Juga
OJK Dorong Perluasan Kepesertaan Dana Pensiun untuk Pekerja Informal
Salah satu rangkaian kegiatan adalah pengukuhan simbolis duta literasi keuangan kepada perwakilan siswa SMA Taruna Nusantara, yang diharapkan menjadi agen perubahan dalam menumbuhkan perilaku keuangan yang sehat, meningkatkan literasi keuangan, serta kewaspadaan terhadap risiko di lingkungan keluarga, masyarakat.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 900 siswa dan siswi serta pengajar tersebut diisi dengan talkshow, edukasi keuangan yang mendorong pemahaman siswa mengenai pentingnya perencanaan keuangan, menabung dan berinvestasi, serta kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan keuangan.

