Ratu Maxima Tekankan Kesehatan Finansial Jadi Isu Penting yang Harus Terus Didorong
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda menekankan bahwa kesehatan finansial merupakan isu global yang semakin diperhatikan seluruh negara termasuk di Indonesia.
Ia menyatakan, peningkatan akses keuangan dalam 15 tahun terakhir memang membawa kemajuan signifikan. Namun, akses saja tidak cukup tanpa kemampuan masyarakat untuk memanfaatkannya secara efektif.
“Ketika saya mulai (bekerja di bidang ini), kurang dari 50% populasi memiliki rekening bank. Dan sekarang, lebih dari 80% populasi dunia memiliki rekening bank,” ujarnya, dalam National Financial Health Event yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Baca Juga
OJK dan Ratu Maxima Sepakat Kembangkan Program Financial Health di Indonesia
“Namun, memiliki rekening bank saja tidak berarti anda menjadi lebih baik karenanya. Itu hanyalah cara untuk mencapai tujuan. Itu bukan tujuan itu sendiri, dan itulah mengapa sekarang saya beralih ke kesehatan finansial,” sambung Ratu Maxima.
Ia menjelaskan, fokus dunia kini perlu bergeser dari sekadar inklusi keuangan menuju kesehatan finansial yang lebih komprehensif. Masyarakat membutuhkan kemampuan untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran sehari-hari, serta membuat keputusan yang tepat terkait masa depan finansial.
“Karena sekarang kita benar-benar harus berpikir, setelah kita memiliki akses (keuangan), bagaimana kita membantu orang-orang menggunakan akses tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” kata Ratu Maxima.
Dia mencontohkan kebutuhan yang kerap menjadi beban rumah tangga, mulai dari biaya pendidikan anak, pembelian kendaraan, hingga kebutuhan mendesak seperti biaya kesehatan atau kerusakan aset.
Dalam kondisi tertentu, masyarakat yang tidak memiliki dana darurat sering terjerat utang berbunga tinggi.
Baca Juga
Bertemu Ratu Maxima, Prabowo Ingin Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan
Ratu Maxima juga menyoroti pentingnya asuransi sebagai komponen kesehatan finansial, baik asuransi jiwa maupun kesehatan, serta kebutuhan masyarakat untuk menabung demi masa pensiun saat usia tak lagi produktif.
Menurutnya, aspek psikologis turut menjadi bagian dari kesehatan finansial. Stres akibat masalah utang, tak hanya membebani individu tapi juga berdampak pada produktivitas di tempat kerja.
“Ketika kamu tidak percaya diri dan stres dengan situasi keuanganmu, terkadang yang kamu pikirkan hanyalah itu, dan itu, sangat berat bagi seseorang. Bahkan jika anda bekerja, sebagian besar waktu anda memikirkan utang itu,” ucap Ratu Maxima.

