Dana Murah Dominasi 53,7% DPK BTN
JAKARTA, Investortrust.id - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu mengatakan, dana murah atau current account saving account (CASA) berhasil menjadi penyumbang terbesar dari total dana pihak ketiga (DPK) perseroan di tahun lalu dengan kontribusi sebesar 53,7%.
“Peningkatan DPK didorong oleh kenaikan dana murah atau CASA dengan ratio perseroan tumbuh 20,4% pada 2023” ujarnya, dalam konferensi pers paparan kinerja 2023 BTN, di Jakarta, Senin (12/2/2024).
Dari segi porsi, lanjut Nixon, BTN berhasil mencatatkan porsi CASA sebesar 53,7% terhadap total DPK. Besaran tersebut memang cenderung lebih kecil dibanding bank Himbara (himpunan bank milik negara) lainnya, walaupun begitu tren dana murah BTN dari tahun ke tahun terus meningkat.
Baca Juga
Bos BTN Beberkan Perkembangan Spin Off UUS, Ditargetan Rampung April 2024
“Ini (CASA) terus mengalami kenaikan. Bahkan dibanding tahun sebelumnya (2022) yang berada di angka 48,5%,” terangnya.
Pertumbuhan ini turut mendongkrak penghimpunan DPK BTN secara total yang tumbuh 8,7% atau dari Rp 321,93 triliun pada 2022 menjadi Rp 349,93 triliun di tahun lalu.
“DPK-nya tumbuh 8,7%, jauh lebih baik dibanding pertumbuhan DPK nasional yang tumbuh 3,8%-4%. Jadi hampir (tumbuh) double dari pertumbuhan nasional,” kata Nixon.

