Timothy Ronald Ajak Generasi Muda 'Sadis' dalam Berinvestasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Penggiat dan edukator kripto Timothy Ronald mengimbau agar para generasi muda untuk sabar dan disiplin atau bisa disingkat "sadis" dalam berinvestasi.
Menurut Timothy, sabar dan disiplin dalam berinvestasi merupakan suatu hal yang harus diterapkan. Pasalnya pasar investasi bersifat fluktuatif dan membutuhkan waktu untuk tumbuh.
"Kenapa? Karena ketika kita membeli suatu aset. Contohnya Bitcoin. Ketika dia 28.000. Itu ada kalanya dia turun lagi ke 24.000. Ketika dia ke 55.000, ada kalanya dia turun ke 50.000. Sama seperti saham gitu," ujar Timothy dalam acara Podcast Konvergensi dengan investortrust.id di Kantor Ronald Capital, The Prominence Office Tower Alam Sutera, Tangerang, Rabu (8/10/2025).
Timothy menjelaskan, seseorang tidak bisa expect buy and hold. Dalam hal ini, Timothy pun mencontohkannya dengan saham seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Timothy sendiri merupakan investor dengan kepemilikan 11 juta lembar di BBCA. Selain dikenal di dunia kripto, investor berusia 25 tahun itu sendiri sudah berinvestasi di dunia pasar modal sejak usia 14 tahun.
"Oh gampang gitu hold 10 tahun. Enggak, karena di saat 2015 ada penurunan. 2019 dan 2020 ada penurunan yang sadis. Dan sekarang pun ada penurunan. Jadi pasti ada yang namanya koreksi dalam suatu aset. Kalau kita nggak sabar dan disiplin. Ketika aset koreksi misalnya 20%, 30%. Kita buru-buru untuk jual. Kita buru-buru untuk oh nggak mau rugi nih, sudah panik duluan," ungkap Timothy.
Lebih lanjut, Timothy menyebut, investasi yang paling berharga adalah investasi leher ke atas. Oleh karena itu, Timothy mengajak agar anak muda khususnya bisa belajar segala macam soal investasi. Selain itu, bagi orang kaya, uang yang dimilikinya bekerja untuknya.
Investasi terbaik adalah investasi pada diri sendiri, terutama dalam pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir. Dengan kata lain, uang bisa hilang atau naik turun, tapi pengetahuan dan kemampuan akan selalu memberi keuntungan jangka panjang.
Ajakan pria yang baru saja menginjak usia 25 tahun ini untuk "sadis" dalam berinvestasi juga sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Warren Buffett. Warren Buffett adalah seorang investor, pengusaha, dan filantropis asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu investor paling sukses sepanjang masa. Ia merupakan ketua, CEO, dan pemegang saham terbesar dari Berkshire Hathaway, sebuah konglomerat multinasional.

