Begini Upaya Kredivo Terapkan 'Responsible Lending' di Era Digital
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Industri keuangan digital di Indonesia terus berkembang pesat, namun masih dibayangi tantangan rendahnya literasi keuangan di masyarakat. Kondisi ini menuntut upaya serius agar akses keuangan digital benar-benar bisa memberi dampak positif.
SVP Marketing & Communications Kredivo Indiana Andamari mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk menerapkan prinsip responsible lending. Bukan hanya membuka akses kredit, tapi juga fokus memperkuat literasi keuangan bagi para pengguna.
“Pertumbuhan inklusi keuangan harus beriringan dengan peningkatan literasi agar memberikan dampak nyata. Literasi kini bukan sekadar tambahan, tapi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keberlanjutan ekosistem,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (28/8/2025).
Baca Juga
Sejak pertama kali membuka akses kredit bagi 68% penggunanya, Kredivo terus memperkuat literasi keuangan, termasuk melalui inisiatif Kredipal Memberi Inspirasi (Kredinspirasi). Ribuan cerita inspiratif pengguna Kredivo (Kredipal) dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa penggunaan paylater yang bijak dapat memberi dampak positif.
“Berbekal literasi yang tepat, paylater bisa lebih dari sekadar alat transaksi, melainkan membantu mengelola cashflow, membangun riwayat kredit, dan menjadi alat pemberdayaan ekonomi,” kata Indiana.
Selain Kredinspirasi, Kredivo juga meluncurkan program edukasi lain seperti KrediCast di YouTube dan Generasi Djempolan, yang telah mengedukasi lebih dari 2.500 mahasiswa, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta komunitas di 21 kota.

